Siapa Pengendali Proyek Revitalisasi SMPN 2 Cilimus? Kepala Sekolah Berhaji, P2SP Tak Ditemukan, Papan Proyek Tak Terpasang

- Penulis

Kamis, 9 Juli 2026 - 03:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUNINGAN | Rajawali Investigasi 

Pelaksanaan proyek revitalisasi di SMPN 2 Cilimus, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, memunculkan sejumlah pertanyaan terkait transparansi dan tata kelola pekerjaan. Saat Rajawali Investigasi melakukan penelusuran ke lokasi proyek pada Kamis (9/7/2026), sejumlah informasi penting yang seharusnya dapat diketahui publik justru tidak ditemukan.

Dari hasil pantauan di lapangan, beberapa ruang kelas telah memasuki tahap pemasangan rangka atap baja ringan dan penutup atap jenis multiroof. Kusen pintu dan jendela pada sejumlah bangunan juga telah dibongkar sebagai bagian dari proses pekerjaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, pada bagian struktur tiang teras, tidak terlihat adanya pembongkaran sehingga belum diketahui apakah struktur tersebut tetap dipertahankan atau akan menjadi bagian dari pekerjaan revitalisasi. Hingga saat ini, tidak terdapat gambar kerja yang dapat menjadi acuan publik untuk mengetahui ruang lingkup pekerjaan yang sedang dilaksanakan.

Yang lebih menarik perhatian, di lokasi proyek tidak ditemukan papan informasi proyek yang memuat identitas kegiatan, nilai anggaran, sumber pendanaan, pelaksana pekerjaan, maupun target penyelesaian. Padahal, informasi tersebut merupakan bagian penting dari keterbukaan pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran pemerintah.

Selain itu, jumlah ruang kelas yang direvitalisasi maupun diperbaiki juga belum dapat diketahui karena tidak tersedia informasi resmi di lokasi pekerjaan.

Keterangan yang diperoleh dari sejumlah pekerja di lapangan menyebutkan bahwa pekerjaan dilaksanakan tanpa adanya kepala tukang di lokasi. Menurut mereka, yang bekerja sehari-hari hanya tukang dan kenek.

Para pekerja juga menyebut nama Maman dan Udin sebagai ketua pelaksana dan penanggung jawab pekerjaan. Namun, hingga penelusuran dilakukan, keduanya belum berhasil ditemui untuk memberikan penjelasan mengenai pelaksanaan proyek.

Baca Juga:  May Day 2026 di Monas Diperkirakan Dihadiri 400 Ribu Massa, Buruh dan Ojol Siap Turun Aksi

Di sisi lain, Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang semestinya memiliki peran dalam pelaksanaan kegiatan juga tidak berada di lokasi saat penelusuran berlangsung. Kondisi tersebut menyulitkan proses konfirmasi mengenai mekanisme pengawasan, pengendalian pekerjaan, maupun pertanggungjawaban kegiatan.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Cilimus, Sade Tahya Hadik, M.Pd., dikabarkan sedang menjalankan cuti untuk menunaikan ibadah haji. Hingga berita ini diterbitkan, Rajawali Investigasi belum memperoleh konfirmasi langsung dari yang bersangkutan mengenai pelaksanaan proyek revitalisasi tersebut.

Minimnya informasi di lapangan memunculkan sejumlah pertanyaan yang patut dijawab oleh pihak terkait. Siapa yang mengambil keputusan teknis selama kepala sekolah menjalani cuti? Siapa yang mengendalikan pelaksanaan proyek setiap hari? Mengapa papan informasi proyek dan gambar kerja tidak tersedia di lokasi? Di mana peran P2SP dalam mengawasi jalannya pekerjaan? Serta apakah seluruh pelaksanaan revitalisasi telah berjalan sesuai petunjuk teknis dan ketentuan yang berlaku?

Sebagai proyek yang dibiayai melalui anggaran pemerintah, revitalisasi sekolah semestinya dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan terbuka terhadap pengawasan publik. Transparansi tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui keterbukaan informasi mengenai pelaksanaan pekerjaan, penanggung jawab kegiatan, serta penggunaan anggaran negara.

Hingga berita ini diterbitkan, Rajawali Investigasi masih terus berupaya memperoleh konfirmasi dari Kepala SMPN 2 Cilimus, P2SP, Maman, Udin, serta pihak-pihak terkait lainnya. Hak jawab dan hak klarifikasi tetap dibuka sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers guna menjaga keberimbangan pemberitaan.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Rangka Atap Baja Diduga Tidak Diganti, Nilai Anggaran Tiap Ruang Tak Diketahui, Revitalisasi SDN 1 Cinagara Menyisakan Sejumlah Persoalan
Diduga Gunakan Dokumen Tidak Sah untuk SHGB dan SPPT, Orang Dekat Almarhum Acep Dilaporkan ke Polres Kuningan
Hati-Hati, Copy-Paste Berita Tuduhan Serius Tanpa Uji Fakta Berpotensi Menimbulkan Konsekuensi Hukum
Revitalisasi SDN 1 Cinagara: Lima Ruang Direhabilitasi, Satu Ruang Kelas Baru Dibangun, Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi Material dan Volume Pekerjaan Layak Diaudit
Anggaran Revitalisasi SMPN 2 Cilimus Rp1,364 Miliar Patut Dicermati, Dokumen Perencanaan Memunculkan Sejumlah Pertanyaan
Dana BOS SMAN 1 Luragung 2025 Tembus Rp1,74 Miliar, Anggaran Pemeliharaan Rp 286,82 Juta Patut Dicermati
Dana BOS 2025 Rp 1,1 Miliar di Satu Sekolah Patut Dicermati, Anggaran Perpustakaan, Pemeliharaan dan Honor Jadi Pos Terbesar
Anggaran Perawatan SMPN 1 Garawangi Melonjak Lebih Dua Kali Lipat, Dana BOS 2025 Patut Dicermati
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:33 WIB

Lima Rangka Atap Baja Diduga Tidak Diganti, Nilai Anggaran Tiap Ruang Tak Diketahui, Revitalisasi SDN 1 Cinagara Menyisakan Sejumlah Persoalan

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:52 WIB

Diduga Gunakan Dokumen Tidak Sah untuk SHGB dan SPPT, Orang Dekat Almarhum Acep Dilaporkan ke Polres Kuningan

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:02 WIB

Hati-Hati, Copy-Paste Berita Tuduhan Serius Tanpa Uji Fakta Berpotensi Menimbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 29 Juli 2026 - 02:37 WIB

Revitalisasi SDN 1 Cinagara: Lima Ruang Direhabilitasi, Satu Ruang Kelas Baru Dibangun, Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi Material dan Volume Pekerjaan Layak Diaudit

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:40 WIB

Anggaran Revitalisasi SMPN 2 Cilimus Rp1,364 Miliar Patut Dicermati, Dokumen Perencanaan Memunculkan Sejumlah Pertanyaan

Berita Terbaru