May Day 2026 di Monas Diperkirakan Dihadiri 400 Ribu Massa, Buruh dan Ojol Siap Turun Aksi

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Rajawali investigasi

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dipastikan akan dipusatkan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, dalam waktu dekat. Aksi besar ini diprediksi akan melibatkan sekitar 400 ribu peserta dari berbagai elemen masyarakat.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Andi Gani Nena Wea, menyampaikan bahwa jumlah massa tersebut merupakan gabungan dari kelompok buruh dan pengemudi ojek online (ojol) yang turut serta dalam peringatan May Day tahun ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut perhitungannya, lebih dari 200 ribu buruh akan hadir, sementara sisanya berasal dari elemen lain termasuk komunitas ojol yang juga akan mendengarkan langsung berbagai kebijakan pemerintah.

“Kalau digabungkan dengan berbagai elemen, termasuk teman-teman ojek online, totalnya bisa mencapai sekitar 400 ribu orang. Buruh sendiri lebih dari 200 ribu, sisanya dari unsur lain,” ujar Andi Gani dalam konferensi pers Panitia May Day 2026 di Menteng, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Baca Juga:  KUNINGAN CAANG Rp.117 Miliar Dihentikan, LMPI Geram: “Tak Masuk Akal Jika Tak Ada Pidana”

Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dan memberikan pidato kenegaraan. Ia juga disebut akan menyampaikan sejumlah kebijakan pemerintah yang akan dijalankan pada tahun 2026.

Salah satu poin yang menjadi sorotan adalah klaim pemenuhan sejumlah aspirasi buruh oleh pemerintah. Di antaranya penetapan aktivis buruh Marsinah sebagai Pahlawan Nasional, serta pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT).

Selain itu, pemerintah juga disebut akan segera mengumumkan aturan baru terkait sistem outsourcing sebelum 1 Mei. Regulasi tersebut dikabarkan akan membatasi outsourcing hanya pada lima jenis pekerjaan, sekaligus mengatur batas waktu pengangkatan pekerja menjadi karyawan tetap.

“May Day kali ini menjadi momentum penting karena ada kepastian terkait pembatasan outsourcing yang selama ini menjadi keluhan,” kata Andi Gani.

Dengan berbagai agenda tersebut, peringatan May Day 2026 di Monas diperkirakan akan menjadi salah satu aksi buruh terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Jadi Kunci Target Ekonomi RI Tumbuh 8 Persen, Ini Penjelasan Menkeu
‎KSSK Pastikan Ekonomi RI Stabil di Tengah Gejolak Global, Pertumbuhan Triwulan I 2026 Capai 5,61 Persen ‎
KPK Ungkap Modus Penipuan Donasi Palsu Mengatasnamakan Pimpinan, Masyarakat Diminta Waspada
‎KPK Soroti Kerawanan Korupsi di Tiga Sektor Daerah, Jawa Barat Masuk Daftar Pengawasan 2026 ‎
‎Aset Rampasan Korupsi Rp.3,6 Miliar Dihibahkan ke Daerah, Ini Rencana Penggunaannya ‎ ‎
‎KPK Turun Tangan Awasi Sekolah Rakyat, Isu Harga Pengadaan Jadi Sorotan: Ada Apa dengan Pagu Anggaran?
‎Presiden Prabowo Disambut Meriah Diaspora Indonesia di Cebu Filipina, Mobil Maung Jadi Sorotan KTT ASEAN 2026 ‎
Kabar Penghapusan Guru Honorer 2027 Bikin Resah, Kemendikdasmen Akhirnya Buka Suara ‎
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:52 WIB

‎Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Jadi Kunci Target Ekonomi RI Tumbuh 8 Persen, Ini Penjelasan Menkeu

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:18 WIB

‎KSSK Pastikan Ekonomi RI Stabil di Tengah Gejolak Global, Pertumbuhan Triwulan I 2026 Capai 5,61 Persen ‎

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:09 WIB

KPK Ungkap Modus Penipuan Donasi Palsu Mengatasnamakan Pimpinan, Masyarakat Diminta Waspada

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:44 WIB

‎KPK Soroti Kerawanan Korupsi di Tiga Sektor Daerah, Jawa Barat Masuk Daftar Pengawasan 2026 ‎

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:41 WIB

‎Aset Rampasan Korupsi Rp.3,6 Miliar Dihibahkan ke Daerah, Ini Rencana Penggunaannya ‎ ‎

Berita Terbaru