Foto: Sekdes Cipakem Armansyah, S.Pd. Jumat (22/05/2026)
” Di tengah upaya memperkuat kemandirian desa, alokasi Dana Desa bukan sekadar angka dalam laporan, melainkan denyut pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat akar rumput. Dari jalan lingkungan hingga layanan kesehatan, setiap rupiah diarahkan untuk memperkuat kualitas hidup warga”.
KUNINGAN | Rajawali Investigasi
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris Desa Cipakem, Armansyah, S.Pd., dalam bincang-bincang bersama awak media Rajawali Investigasi pada Jumat 22 Mei 2026 di Kantor Desa Cipakem, menyampaikan bahwa berbagai program Dana Desa tahun 2025 berjalan sesuai perencanaan dan telah menyentuh kebutuhan masyarakat di berbagai sektor.
Menurutnya, dengan total pagu Dana Desa sebesar Rp.1.200.448.000, pemerintah Desa Cipakem telah menyalurkan anggaran secara bertahap dan terarah, dengan prioritas pada pembangunan infrastruktur dasar, pelayanan publik, serta penguatan sektor kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Dana Desa tahun 2025 berjalan sesuai tahapan. Fokus kami tidak hanya pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan layanan kesehatan, penguatan posyandu, pemberdayaan masyarakat, hingga kesiapsiagaan desa,” ujar Armansyah.
Ia menjelaskan bahwa sejumlah program prioritas telah direalisasikan, di antaranya pembangunan dan pemeliharaan jalan desa serta jalan lingkungan, peningkatan saluran irigasi, pengelolaan sampah desa, penguatan sarana posyandu, serta dukungan terhadap pendidikan non-formal di tingkat desa.
Selain itu, dana juga dialokasikan untuk penanggulangan bencana dan keadaan mendesak sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah desa.
Lebih lanjut, informasi terkait arah kebijakan dan capaian program Dana Desa tersebut juga disampaikan oleh Kepala Desa Cipakem, Uci Sanusi, S.Ag., melalui Sekretaris Desa Cipakem, Armansyah, S.Pd., mengingat kepala desa pada saat pertemuan tersebut sedang tidak berada di kantor.
Armansyah menegaskan bahwa pemerintah desa terus berupaya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pelaksanaan kegiatan, termasuk melalui penyampaian informasi publik kepada masyarakat serta pelibatan warga dalam musyawarah desa.
Dengan realisasi anggaran yang telah berjalan pada dua tahap penyaluran, Desa Cipakem menunjukkan konsistensi dalam menggerakkan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.
Pemerintah desa berharap seluruh program yang telah direncanakan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan warga.















