Revitalisasi SDN 1 Kaduela, Wujud Perhatian terhadap Kenyamanan Belajar dan Masa Depan Siswa

- Penulis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala SDN 1 Kaduela Juhertin, S.Pd., M.Pd., Ketua P2SP, anggota P2SP, dan Babinsa Koramil Pasawahan foto bersama awak media Rajawali Investigasi di lingkungan SDN 1 Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.

 

KUNINGAN | Rajawali Investigasi

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Upaya meningkatkan kenyamanan belajar di lingkungan sekolah terus menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas pendidikan. Hal itu dirasakan SDN 1 Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, yang tahun ini mendapatkan bantuan program revitalisasi untuk memperbaiki sejumlah fasilitas sekolah.

Kepala SDN 1 Kaduela, Juhertin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa bantuan revitalisasi tersebut memberikan manfaat bagi sekolah, terutama dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Menurutnya, kondisi bangunan dan fasilitas sekolah yang semakin baik diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar sekaligus memberikan dampak positif terhadap semangat belajar dan prestasi siswa.

Melalui program tersebut, sejumlah fasilitas yang mendapatkan penanganan meliputi ruang kelas 4, ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang perpustakaan, serta toilet. Perbaikan berbagai fasilitas ini menjadi langkah penting dalam mendukung aktivitas pendidikan agar berlangsung lebih nyaman dan kondusif.

Bagi pihak sekolah, revitalisasi bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih layak bagi anak-anak. Fasilitas yang terawat dan berfungsi dengan baik diharapkan dapat membantu siswa lebih fokus belajar serta memberikan ruang yang mendukung guru dalam menjalankan tugasnya.

Meski demikian, masih terdapat satu ruang kelas yang belum mendapatkan rehabilitasi, yakni ruang kelas 6. Juhertin menjelaskan, pihak sekolah sebelumnya telah mengajukan kebutuhan perbaikan ruangan tersebut. Namun, berdasarkan informasi yang diterimanya, usulan itu belum dapat direalisasikan tahun ini karena besaran pagu revitalisasi untuk SDN 1 Kaduela sudah cukup besar. Usulan tersebut berstatus tertunda sesuai data Dapodik dalam aplikasi revitalisasi.

Baca Juga:  Anggaran Revitalisasi SMPN 2 Cilimus Rp1,364 Miliar Patut Dicermati, Dokumen Perencanaan Memunculkan Sejumlah Pertanyaan

Pihak sekolah berharap kebutuhan rehabilitasi ruang kelas 6 tetap dapat menjadi perhatian pada kesempatan berikutnya, sehingga seluruh ruang belajar dapat memiliki kondisi yang layak dan mendukung kenyamanan siswa secara merata.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), Samad, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan revitalisasi yang diterima sekolah tahun ini.

“Alhamdulillah, sekolah kami mendapatkan bantuan revitalisasi tahun ini sehingga bangunan sekolah menjadi lebih baik, lingkungannya lebih nyaman, dan mudah-mudahan membawa kebaikan ke depannya,” ujar Samad.

Ia berharap hasil pembangunan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga sekolah, terutama dalam mendukung kegiatan belajar mengajar yang lebih nyaman dan tertata.

Keberadaan fasilitas pendidikan yang memadai merupakan salah satu unsur penting dalam menciptakan suasana belajar yang baik. Karena itu, hasil revitalisasi diharapkan tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kebutuhan pendidikan pada tahun-tahun mendatang.

Dengan perbaikan sejumlah fasilitas tersebut, SDN 1 Kaduela diharapkan semakin mampu menghadirkan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan mendukung perkembangan siswa. Di sisi lain, harapan untuk rehabilitasi ruang kelas 6 tetap menjadi pekerjaan lanjutan agar peningkatan sarana pendidikan dapat dirasakan secara menyeluruh.

(GUNTUR – Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SULIT DITEMUI, TELEPON TAK DIJAWAB: Ada Apa dengan Kepala Desa Cilimus?
DUGAAN PENYIMPANGAN MBG DI KUNINGAN DISOROT, FRONTAL DESAK BUPATI HENTIKAN DAPUR DAN BUKA AUDIT TOTAL
TUTUP SEMUA DAPUR MBG! LSM FRONTAL SIAPKAN AKSI DI PENDOPO KUNINGAN, DESAK BUPATI KIRIM PETISI KE PEMERINTAH PUSAT
GEOTHERMAL MENGINTAI CIREMAI? Bagaimana Nasib Mata Air, Hutan, dan Lereng di Sekitarnya Jika Rencana Berlanjut?
Kertawinangun Perkuat Tata Kelola Informasi Desa, Pemutakhiran Profil hingga Pengembangan Sistem Informasi Jadi Perhatian
Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Desa Cihaur Perkuat Pelayanan Lewat Data dan Sistem Informasi
Waduk Darma Menyusut Drastis, Tampungan Air Tersisa 30 Persen, BBWS Ungkap Penyebabnya
Revitalisasi SMPN 2 Japara, Benahi Ruang Kelas dan Sanitasi demi Kenyamanan Belajar
Berita ini 242 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:38 WIB

SULIT DITEMUI, TELEPON TAK DIJAWAB: Ada Apa dengan Kepala Desa Cilimus?

Senin, 26 Oktober 2026 - 00:39 WIB

DUGAAN PENYIMPANGAN MBG DI KUNINGAN DISOROT, FRONTAL DESAK BUPATI HENTIKAN DAPUR DAN BUKA AUDIT TOTAL

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:54 WIB

TUTUP SEMUA DAPUR MBG! LSM FRONTAL SIAPKAN AKSI DI PENDOPO KUNINGAN, DESAK BUPATI KIRIM PETISI KE PEMERINTAH PUSAT

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:01 WIB

GEOTHERMAL MENGINTAI CIREMAI? Bagaimana Nasib Mata Air, Hutan, dan Lereng di Sekitarnya Jika Rencana Berlanjut?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kertawinangun Perkuat Tata Kelola Informasi Desa, Pemutakhiran Profil hingga Pengembangan Sistem Informasi Jadi Perhatian

Berita Terbaru