Setengah Jalan Menuju Sekolah yang Lebih Layak, Revitalisasi SDN 2 Cihirup Tunjukkan Perkembangan Positif

- Penulis

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUNINGAN  | Rajawali investigasi

Program Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SDN 2 Cihirup, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, terus berjalan sesuai tahapan. Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi, progres pembangunan telah mencapai sekitar 50 persen, menandai bahwa pekerjaan memasuki fase penting sebelum penyelesaian akhir.

Program yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender tersebut meliputi rehabilitasi enam ruang kelas, rehabilitasi satu ruang guru, pembangunan satu ruang kelas baru, serta pembangunan satu unit toilet.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas pekerjaan masih berlangsung. Sejumlah pekerja terlihat menyelesaikan berbagai tahapan konstruksi pada bangunan yang direhabilitasi maupun bangunan baru. Material bangunan juga masih tersedia di area proyek sebagai bagian dari proses pekerjaan yang belum selesai.

Revitalisasi satuan pendidikan merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menghadirkan sarana belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik maupun tenaga pendidik. Melalui program ini, diharapkan kualitas lingkungan belajar semakin meningkat sehingga dapat menunjang proses pembelajaran secara optimal.

Ketua P2SP SDN 2 Cihirup, Jaja Jalil, S.Pd, mengatakan bahwa seluruh pekerjaan terus dikawal agar berjalan sesuai dengan rencana dan target waktu yang telah ditetapkan.

“Saat ini progres pekerjaan sudah sekitar 50 persen. Kami bersama seluruh tim terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan agar hasilnya sesuai dengan yang direncanakan. Harapan kami, seluruh pekerjaan dapat selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga sekolah,” ujarnya.

Baca Juga:  Revitalisasi Sekolah Dimulai, Peran Kepala Sekolah dan P2SP Jadi Kunci Akuntabilitas Proyek

Kepala SDN 2 Cihirup, Haerul Ibad, menyampaikan bahwa revitalisasi ini merupakan kabar baik bagi sekolah karena kebutuhan sarana pendidikan yang lebih representatif akan segera terpenuhi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan revitalisasi ini. Setelah selesai nanti, fasilitas belajar mengajar akan menjadi lebih baik. Lingkungan sekolah yang nyaman tentu akan memberikan semangat baru bagi siswa dan guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran,” katanya.

Sementara itu, Bendahara P2SP, Jamanatul Iman, S.Pd, menjelaskan bahwa selain pembangunan fisik, aspek administrasi dan pengelolaan anggaran juga menjadi perhatian agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.

“Kami berupaya memastikan administrasi dan pengelolaan keuangan dilaksanakan secara tertib sesuai aturan yang berlaku. Dengan demikian, pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lancar sampai selesai dan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik,” ungkapnya.

Dengan progres yang telah mencapai separuh pelaksanaan, SDN 2 Cihirup kini memasuki tahap lanjutan menuju penyelesaian pekerjaan. Keberhasilan program ini diharapkan tidak hanya menghadirkan bangunan yang lebih baik, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi peningkatan mutu pendidikan di Kecamatan Ciawigebang.

Pembangunan sarana pendidikan yang berkualitas merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan kondusif. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, pihak sekolah, tim pelaksana, dan masyarakat menjadi faktor penting agar tujuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan benar-benar memberikan manfaat bagi generasi penerus bangsa.

(GUNTUR -red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemdes Cilimus Paparkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Akhir Tahun 2025, Anggaran Miliaran Rupiah Diarahkan untuk Pelayanan dan Pembangunan
SULIT DITEMUI, TELEPON TAK DIJAWAB: Ada Apa dengan Kepala Desa Cilimus?
DUGAAN PENYIMPANGAN MBG DI KUNINGAN DISOROT, FRONTAL DESAK BUPATI HENTIKAN DAPUR DAN BUKA AUDIT TOTAL
TUTUP SEMUA DAPUR MBG! LSM FRONTAL SIAPKAN AKSI DI PENDOPO KUNINGAN, DESAK BUPATI KIRIM PETISI KE PEMERINTAH PUSAT
GEOTHERMAL MENGINTAI CIREMAI? Bagaimana Nasib Mata Air, Hutan, dan Lereng di Sekitarnya Jika Rencana Berlanjut?
Kertawinangun Perkuat Tata Kelola Informasi Desa, Pemutakhiran Profil hingga Pengembangan Sistem Informasi Jadi Perhatian
Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Desa Cihaur Perkuat Pelayanan Lewat Data dan Sistem Informasi
Waduk Darma Menyusut Drastis, Tampungan Air Tersisa 30 Persen, BBWS Ungkap Penyebabnya
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:14 WIB

Pemdes Cilimus Paparkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Akhir Tahun 2025, Anggaran Miliaran Rupiah Diarahkan untuk Pelayanan dan Pembangunan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:38 WIB

SULIT DITEMUI, TELEPON TAK DIJAWAB: Ada Apa dengan Kepala Desa Cilimus?

Senin, 26 Oktober 2026 - 00:39 WIB

DUGAAN PENYIMPANGAN MBG DI KUNINGAN DISOROT, FRONTAL DESAK BUPATI HENTIKAN DAPUR DAN BUKA AUDIT TOTAL

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:54 WIB

TUTUP SEMUA DAPUR MBG! LSM FRONTAL SIAPKAN AKSI DI PENDOPO KUNINGAN, DESAK BUPATI KIRIM PETISI KE PEMERINTAH PUSAT

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:01 WIB

GEOTHERMAL MENGINTAI CIREMAI? Bagaimana Nasib Mata Air, Hutan, dan Lereng di Sekitarnya Jika Rencana Berlanjut?

Berita Terbaru