China Bangun Infrastruktur Peluncuran Dekat Silo Rudal Nuklir, Tingkatkan Deterrence Strategis

- Penulis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 00:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

 

JAKARTA | Rajawali Investigasi 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivitas pembangunan militer skala besar terdeteksi di wilayah gurun terpencil Tiongkok bagian barat laut, yang diduga berkaitan langsung dengan sistem senjata nuklir negara tersebut.

Berdasarkan analisis citra satelit dan penilaian para pakar keamanan, China disebut tengah mengembangkan puluhan fasilitas peluncuran baru yang berlokasi dekat dengan kompleks silo rudal nuklir di wilayah Xinjiang dan Gansu.

Menurut temuan tersebut, lebih dari 80 titik landasan dan fasilitas pendukung sedang dibangun di sekitar area yang terhubung dengan jaringan silo ICBM (intercontinental ballistic missile).

Infrastruktur ini mencakup bunker bawah tanah, jaringan komunikasi militer, jalur logistik, hingga fasilitas perlindungan kendaraan peluncur bergerak.

Para analis menilai kompleks berbentuk struktur geometris besar tersebut kemungkinan berfungsi sebagai pusat komando, pengendalian, serta dukungan operasional bagi kekuatan rudal jarak jauh China.

Baca Juga:  ‎Israel Peringatkan Potensi Eskalasi Konflik dengan Hezbollah, Lebanon Berisiko Terdampak ‎

Sejumlah pengamat menyebut pengembangan ini sebagai bagian dari upaya modernisasi besar-besaran militer China di bawah kepemimpinan Xi Jinping, terutama untuk memperkuat kemampuan second-strike capability atau kemampuan serangan balasan jika terjadi konflik nuklir.

Meski China secara resmi tetap mempertahankan kebijakan “no first use” atau tidak memulai serangan nuklir terlebih dahulu, ekspansi infrastruktur ini dinilai dapat meningkatkan fleksibilitas dan kesiapan operasional pasukan rudal strategisnya.

Pihak Pentagon sebelumnya juga memperkirakan bahwa China terus memperluas jumlah hulu ledak nuklirnya dan memperkuat sistem peringatan dini berbasis satelit untuk mendukung kesiapsiagaan peluncuran cepat.

Hingga kini, pemerintah China belum memberikan penjelasan rinci terkait pembangunan fasilitas tersebut.

Para analis menilai langkah ini dapat memperkuat posisi China dalam keseimbangan kekuatan nuklir global, sekaligus meningkatkan ketegangan strategis dengan Amerika Serikat di tengah meningkatnya rivalitas geopolitik di kawasan Indo-Pasifik.

Sumber : Redaksi|Reuters

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AS Dorong China Tekan Iran untuk Redakan Ketegangan di Kawasan Teluk
China Pimpin Sidang Dewan Keamanan PBB, Wang Yi Bahas Stabilitas Global di New York
Ketegangan Rusia–Eropa Meningkat, EU dan NATO Perkuat Sikap Diplomatik dan Keamanan
‎Quad Perkuat Koordinasi Indo-Pasifik, Isyaratkan Penguatan Blok Strategis Global
PBB Nilai Pertemuan Trump–Xi Belum Hasilkan Terobosan, Dorong Lanjutan Diplomasi Tingkat Tinggi
Krisis Timur Tengah Tekan Ekonomi Global, PBB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Jadi 2,5%
Negara-Negara Barat Desak Israel Hentikan Ekspansi Permukiman di Wilayah Tepi Barat
China Desak Peninjauan Mandat UNIFIL di Tengah Eskalasi Ketegangan Lebanon–Israel
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 00:42 WIB

China Bangun Infrastruktur Peluncuran Dekat Silo Rudal Nuklir, Tingkatkan Deterrence Strategis

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:33 WIB

AS Dorong China Tekan Iran untuk Redakan Ketegangan di Kawasan Teluk

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:43 WIB

China Pimpin Sidang Dewan Keamanan PBB, Wang Yi Bahas Stabilitas Global di New York

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:32 WIB

Ketegangan Rusia–Eropa Meningkat, EU dan NATO Perkuat Sikap Diplomatik dan Keamanan

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:03 WIB

‎Quad Perkuat Koordinasi Indo-Pasifik, Isyaratkan Penguatan Blok Strategis Global

Berita Terbaru

Internasional

AS Dorong China Tekan Iran untuk Redakan Ketegangan di Kawasan Teluk

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:33 WIB