Negara-Negara Barat Desak Israel Hentikan Ekspansi Permukiman di Wilayah Tepi Barat

- Penulis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Ilustrasi

JAKARTA | Rajawali Investigasi, 22 Mei 2026 

Tujuh negara Barat besar mendesak Israel untuk menghentikan perluasan permukiman di Tepi Barat serta menindak meningkatnya kekerasan yang dilakukan oleh kelompok pemukim, dalam sebuah pernyataan bersama pada Jumat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Tepi Barat dalam beberapa bulan terakhir, yang dinilai telah memperburuk stabilitas kawasan.

Negara yang tergabung dalam pernyataan itu ; Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Kanada, Australia, dan Selandia Baru, menilai situasi yang terjadi semakin mengkhawatirkan dan berpotensi menghambat upaya perdamaian jangka panjang.

‎“Kekerasan yang dilakukan oleh para pemukim berada pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya,” demikian isi pernyataan tersebut yang dikutip Reuters.

‎Dalam pernyataan yang sama, negara-negara tersebut juga menyoroti kebijakan pemerintah Israel yang dinilai memperkuat kontrol di wilayah pendudukan dan melemahkan prospek solusi dua negara.

Dalam konteks tersebut, sejumlah tuntutan kemudian disampaikan secara tegas kepada pemerintah Israel, di antaranya menghentikan ekspansi permukiman di Tepi Barat, menindak pelaku kekerasan pemukim terhadap warga Palestina, melakukan investigasi atas dugaan pelanggaran oleh aparat keamanan, menjaga status quo situs suci di Yerusalem, serta mencabut pembatasan ekonomi terhadap Palestina.

Baca Juga:  ‎Pria Asal Kuwait Divonis Bersalah atas Rencana Serangan ke Kedutaan Israel di London

Selain isu kekerasan pemukim, perhatian juga diarahkan pada proyek permukiman E1 yang kontroversial. Proyek tersebut dinilai dapat memutus kesinambungan wilayah yang menjadi dasar rencana pembentukan negara Palestina di masa depan.

Negara-negara Barat itu memperingatkan bahwa pembangunan di kawasan tersebut dapat dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional.

Mereka juga menyerukan agar perusahaan-perusahaan internasional tidak ikut dalam tender pembangunan di wilayah tersebut, dengan alasan risiko hukum dan reputasi.

‎Ketegangan di Tepi Barat kembali menjadi sorotan internasional, seiring meningkatnya kritik dari negara-negara Barat terhadap perluasan permukiman Israel dan dampaknya terhadap prospek perdamaian kawasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PBB Nilai Pertemuan Trump–Xi Belum Hasilkan Terobosan, Dorong Lanjutan Diplomasi Tingkat Tinggi
Krisis Timur Tengah Tekan Ekonomi Global, PBB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Jadi 2,5%
China Desak Peninjauan Mandat UNIFIL di Tengah Eskalasi Ketegangan Lebanon–Israel
‎Pria Asal Kuwait Divonis Bersalah atas Rencana Serangan ke Kedutaan Israel di London
‎Angkatan Laut AS Gandeng Perusahaan AI Domino, Perkuat Deteksi Ranjau di Selat Hormuz
Harga Minyak Dunia Menguat di Tengah Ketegangan Geopolitik di Timur Tengah
‎Iran Ancam Respons Keras Jika AS Kembali Lakukan Serangan, Ketegangan Kedua Negara Meningkat
Tikus Dilaporkan Merajalela di Kamp – Kamp Pengungsian Gaza, Anak-anak Jadi Korban Gigitan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 02:26 WIB

PBB Nilai Pertemuan Trump–Xi Belum Hasilkan Terobosan, Dorong Lanjutan Diplomasi Tingkat Tinggi

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:35 WIB

Krisis Timur Tengah Tekan Ekonomi Global, PBB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Jadi 2,5%

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:17 WIB

Negara-Negara Barat Desak Israel Hentikan Ekspansi Permukiman di Wilayah Tepi Barat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:10 WIB

China Desak Peninjauan Mandat UNIFIL di Tengah Eskalasi Ketegangan Lebanon–Israel

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:05 WIB

‎Pria Asal Kuwait Divonis Bersalah atas Rencana Serangan ke Kedutaan Israel di London

Berita Terbaru