Krisis Timur Tengah Tekan Ekonomi Global, PBB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Jadi 2,5%

- Penulis

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

JAKARTA | Investigasi, 19 Mei 2026

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam laporan resmi terbarunya memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 2,5 persen, dengan alasan utama meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada stabilitas energi dan perdagangan dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konferensi pers peluncuran laporan World Economic Situation and Prospects, pejabat PBB menyampaikan bahwa revisi ke bawah tersebut mencerminkan meningkatnya risiko global yang berasal dari konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah, yang memicu tekanan pada harga energi serta mengganggu rantai pasok internasional.

‎“Ketidakpastian geopolitik yang meningkat, terutama di Timur Tengah, memberikan dampak nyata terhadap prospek pertumbuhan global,” demikian pernyataan resmi PBB yang dikutip Reuters.

Baca Juga:  ‎Koki di Dubai Pangkas Menu di Tengah Tekanan Rantai Pasok Bahan Impor

PBB menegaskan bahwa perlambatan ekonomi tidak hanya dipengaruhi oleh faktor regional, tetapi juga oleh dampak lanjutan dari ketegangan perdagangan antarnegara besar, inflasi energi, serta ketidakstabilan pasar keuangan global.

Dalam laporan tersebut, PBB juga menyoroti bahwa negara berkembang akan menjadi pihak yang paling rentan terhadap perlambatan ini, terutama akibat keterbatasan ruang fiskal dan tingginya biaya impor energi serta pangan.

Selain itu, organisasi internasional tersebut memperingatkan bahwa tanpa de-eskalasi konflik dan stabilisasi harga energi, prospek pemulihan ekonomi global dalam jangka pendek akan tetap terbatas.

‎Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi tambahan dari lembaga ekonomi utama dunia lainnya terkait revisi proyeksi yang diumumkan PBB tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

China Bangun Infrastruktur Peluncuran Dekat Silo Rudal Nuklir, Tingkatkan Deterrence Strategis
AS Dorong China Tekan Iran untuk Redakan Ketegangan di Kawasan Teluk
China Pimpin Sidang Dewan Keamanan PBB, Wang Yi Bahas Stabilitas Global di New York
Ketegangan Rusia–Eropa Meningkat, EU dan NATO Perkuat Sikap Diplomatik dan Keamanan
‎Quad Perkuat Koordinasi Indo-Pasifik, Isyaratkan Penguatan Blok Strategis Global
PBB Nilai Pertemuan Trump–Xi Belum Hasilkan Terobosan, Dorong Lanjutan Diplomasi Tingkat Tinggi
Negara-Negara Barat Desak Israel Hentikan Ekspansi Permukiman di Wilayah Tepi Barat
China Desak Peninjauan Mandat UNIFIL di Tengah Eskalasi Ketegangan Lebanon–Israel
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 00:42 WIB

China Bangun Infrastruktur Peluncuran Dekat Silo Rudal Nuklir, Tingkatkan Deterrence Strategis

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:33 WIB

AS Dorong China Tekan Iran untuk Redakan Ketegangan di Kawasan Teluk

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:43 WIB

China Pimpin Sidang Dewan Keamanan PBB, Wang Yi Bahas Stabilitas Global di New York

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:32 WIB

Ketegangan Rusia–Eropa Meningkat, EU dan NATO Perkuat Sikap Diplomatik dan Keamanan

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:03 WIB

‎Quad Perkuat Koordinasi Indo-Pasifik, Isyaratkan Penguatan Blok Strategis Global

Berita Terbaru