Lama Bertugas di Satu Kecamatan, Transparansi Riwayat Jabatan Jadi Perhatian

- Penulis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kantor Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, terkait penelusuran riwayat penugasan dan pergantian jabatan pejabat.

 

KUNINGAN | Investigasi Rajawali 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perjalanan karier aparatur pemerintahan kerap menjadi bagian dari dinamika birokrasi. Namun, ketika seorang aparat disebut telah bertugas selama bertahun-tahun di satu kecamatan dan menduduki sejumlah jabatan berbeda, riwayat tersebut menarik untuk ditelusuri lebih jauh, terutama terkait mekanisme penempatan dan pengembangan karir di lingkungan pemerintahan daerah.

Informasi awal yang diterima Rajawali Investigasi menyebutkan, seorang pejabat di Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, diduga telah bertugas di wilayah tersebut sejak tahun 2006. Dalam perjalanan kariernya, ia termasuk pernah menempati posisi staf Satpol PP, Kasubag Umum, Kasi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib), Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), hingga Kasi Pemerintahan.

Meski demikian, informasi mengenai masa pengugasan dan urutan jabatan tersebut belum diverifikasi melalui dokumen resmi. Oleh karena itu, redaksi memandang perlu menelusuri lebih lanjut riwayat kepegawaian yang bersangkutan, termasuk dasar pemanggilan pada setiap jabatan dan pertimbangan yang mendasari pergantian posisi.

Penelusuran ini bukan untuk mempersoalkan lamanya seseorang mengabdi di suatu wilayah. Sebaliknya, hal yang perlu dipahami adalah bagaimana proses penempatan dan pengembangan karier aparatur dilaksanakan, serta apakah setiap tahapan telah mengikuti ketentuan yang berlaku. Kejelasan tersebut penting agar informasi yang berkembang tidak berhenti pada dugaan, melainkan dapat dijawab melalui data dan penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga:  Ratusan Juta Rupiah untuk Profil Desa dan Sistem Informasi, Pola Anggaran Dana Desa Ciniru 2021–2025 Jadi Sorotan Publik

Dalam sistem kepegawaian, promosi, rotasi, dan mutasi merupakan bagian dari aparatur manajemen yang disesuaikan dengan persyaratan jabatan, kompetensi, kebutuhan organisasi, dan peraturan yang berlaku. Dengan demikian, lamanya masa tugas di satu kecamatan maupun pergantian beberapa jabatan tidak dengan sendirinya menunjukkan adanya pelanggaran. Penilaian harus didasarkan pada riwayat kepegawaian dan dokumen administrasi yang relevan.

Untuk mendapatkan gambaran yang utuh, BKPSDM Kabupaten Kuningan menjadi salah satu pihak yang perlu dimintai penjelasan mengenai riwayat penempatan serta mekanisme pengembangan aparatur karir di lingkungan pemerintah daerah. Keterangan dari pihak Kecamatan Pancalang dan pejabat yang bersangkutan juga diperlukan agar informasi awal ini dapat diuji sekaligus memberikan ruang bagi penjelasan dari pihak terkait.

Dalam perspektif kepentingan publik, keterbukaan dalam pengelolaan bukan sekedar penempatan persoalan perpindahan atau lamanya seseorang menduduki posisi tertentu. Lebih dari itu, transparansi merupakan bagian dari upaya menjaga kepercayaan terhadap birokrasi, sehingga setiap kebijakan penempatan aparatur dapat dipahami berdasarkan aturan, kebutuhan organisasi, dan pertimbangan yang jelas.

Rajawali Investigasi menempatkan informasi ini sebagai awal penelusuran, bukan kesimpulan mengenai adanya pelanggaran. Verifikasi dokumen dan klarifikasi dari pihak terkait menjadi langkah penting sebelum penilaian lebih jauh disampaikan kepada publik. Dengan pendekatan tersebut, pemberitaan diharapkan dapat mendorong keterbukaan sekaligus menjaga prinsip akurasi, keberimbangan, dan penghormatan terhadap hak jawab.

(GUNTUR – Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemdes Cilimus Paparkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Akhir Tahun 2025, Anggaran Miliaran Rupiah Diarahkan untuk Pelayanan dan Pembangunan
SULIT DITEMUI, TELEPON TAK DIJAWAB: Ada Apa dengan Kepala Desa Cilimus?
DUGAAN PENYIMPANGAN MBG DI KUNINGAN DISOROT, FRONTAL DESAK BUPATI HENTIKAN DAPUR DAN BUKA AUDIT TOTAL
TUTUP SEMUA DAPUR MBG! LSM FRONTAL SIAPKAN AKSI DI PENDOPO KUNINGAN, DESAK BUPATI KIRIM PETISI KE PEMERINTAH PUSAT
GEOTHERMAL MENGINTAI CIREMAI? Bagaimana Nasib Mata Air, Hutan, dan Lereng di Sekitarnya Jika Rencana Berlanjut?
Kertawinangun Perkuat Tata Kelola Informasi Desa, Pemutakhiran Profil hingga Pengembangan Sistem Informasi Jadi Perhatian
Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Desa Cihaur Perkuat Pelayanan Lewat Data dan Sistem Informasi
Waduk Darma Menyusut Drastis, Tampungan Air Tersisa 30 Persen, BBWS Ungkap Penyebabnya
Berita ini 259 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:14 WIB

Pemdes Cilimus Paparkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Akhir Tahun 2025, Anggaran Miliaran Rupiah Diarahkan untuk Pelayanan dan Pembangunan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:38 WIB

SULIT DITEMUI, TELEPON TAK DIJAWAB: Ada Apa dengan Kepala Desa Cilimus?

Senin, 26 Oktober 2026 - 00:39 WIB

DUGAAN PENYIMPANGAN MBG DI KUNINGAN DISOROT, FRONTAL DESAK BUPATI HENTIKAN DAPUR DAN BUKA AUDIT TOTAL

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:54 WIB

TUTUP SEMUA DAPUR MBG! LSM FRONTAL SIAPKAN AKSI DI PENDOPO KUNINGAN, DESAK BUPATI KIRIM PETISI KE PEMERINTAH PUSAT

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:01 WIB

GEOTHERMAL MENGINTAI CIREMAI? Bagaimana Nasib Mata Air, Hutan, dan Lereng di Sekitarnya Jika Rencana Berlanjut?

Berita Terbaru