Usai Dipecat dari Polri, Eks Brimob Pembeking Kampung Narkoba Jalani Pemeriksaan Bareskrim

- Penulis

Senin, 8 Juni 2026 - 00:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tersangka eks Brimob Polda Kaltim Bripka Dedy Wiratama saat digiring petugas menuju ruang pemeriksaan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Jakarta.

 

JAKARTA | Rajawali Investigasi 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah Bareskrim Polri mengusut jaringan peredaran narkotika di kawasan Gang Langgar, Samarinda, Kalimantan Timur, memasuki babak baru. Seorang mantan anggota Brimob Polda Kalimantan Timur yang diduga terlibat dalam praktik perlindungan terhadap aktivitas peredaran narkoba kini menjalani proses pemeriksaan pidana.

Mantan personel Brimob tersebut, Bripka Dedy Wiratama, dijadwalkan tiba di Markas Bareskrim Polri, Jakarta, untuk diperiksa oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba.

Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari pengembangan kasus yang tengah ditangani tim gabungan Subdit IV dan Satgas NIC.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan setelah seluruh proses penegakan disiplin dan kode etik terhadap yang bersangkutan selesai dilaksanakan di lingkungan Polda Kalimantan Timur.

Menurutnya, tim penyidik akan mendalami dugaan keterlibatan Dedy dalam aktivitas yang berkaitan dengan peredaran narkotika di kawasan yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan peredaran narkoba di Samarinda.

Baca Juga:  Media Gathering DPRD Kuningan: Membangun Kemitraan atau Menguji Independensi Pers?

“Yang bersangkutan dijadwalkan hadir di Bareskrim untuk menjalani pemeriksaan dalam perkara tindak pidana narkotika yang sedang dikembangkan penyidik,” kata Eko dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).

Ia menambahkan, penyidik sebelumnya menunggu penyelesaian proses etik sebelum melangkah ke tahap pemeriksaan pidana.

Dari hasil sidang kode etik profesi, Dedy dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran berat terkait dugaan keterlibatannya dalam praktik pembekingan aktivitas peredaran narkoba.

Atas pelanggaran tersebut, Dedy telah dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dari institusi Polri. Putusan tersebut dijatuhkan melalui mekanisme sidang etik yang digelar oleh Bidang Propam Polda Kalimantan Timur.

Bareskrim menegaskan pengusutan perkara tidak berhenti pada satu orang. Penyidik masih terus menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang memiliki keterkaitan dengan jaringan peredaran narkotika di kawasan Gang Langgar.

Kasus ini menjadi perhatian karena dugaan keterlibatan oknum aparat dalam memberikan perlindungan terhadap aktivitas peredaran narkoba.

Polri memastikan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan dan seluruh pihak yang terbukti terlibat akan dimintai pertanggungjawaban hukum.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemdes Cilimus Paparkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Akhir Tahun 2025, Anggaran Miliaran Rupiah Diarahkan untuk Pelayanan dan Pembangunan
SULIT DITEMUI, TELEPON TAK DIJAWAB: Ada Apa dengan Kepala Desa Cilimus?
DUGAAN PENYIMPANGAN MBG DI KUNINGAN DISOROT, FRONTAL DESAK BUPATI HENTIKAN DAPUR DAN BUKA AUDIT TOTAL
TUTUP SEMUA DAPUR MBG! LSM FRONTAL SIAPKAN AKSI DI PENDOPO KUNINGAN, DESAK BUPATI KIRIM PETISI KE PEMERINTAH PUSAT
GEOTHERMAL MENGINTAI CIREMAI? Bagaimana Nasib Mata Air, Hutan, dan Lereng di Sekitarnya Jika Rencana Berlanjut?
Kertawinangun Perkuat Tata Kelola Informasi Desa, Pemutakhiran Profil hingga Pengembangan Sistem Informasi Jadi Perhatian
Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Desa Cihaur Perkuat Pelayanan Lewat Data dan Sistem Informasi
Waduk Darma Menyusut Drastis, Tampungan Air Tersisa 30 Persen, BBWS Ungkap Penyebabnya
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:14 WIB

Pemdes Cilimus Paparkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Akhir Tahun 2025, Anggaran Miliaran Rupiah Diarahkan untuk Pelayanan dan Pembangunan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:38 WIB

SULIT DITEMUI, TELEPON TAK DIJAWAB: Ada Apa dengan Kepala Desa Cilimus?

Senin, 26 Oktober 2026 - 00:39 WIB

DUGAAN PENYIMPANGAN MBG DI KUNINGAN DISOROT, FRONTAL DESAK BUPATI HENTIKAN DAPUR DAN BUKA AUDIT TOTAL

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:54 WIB

TUTUP SEMUA DAPUR MBG! LSM FRONTAL SIAPKAN AKSI DI PENDOPO KUNINGAN, DESAK BUPATI KIRIM PETISI KE PEMERINTAH PUSAT

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:01 WIB

GEOTHERMAL MENGINTAI CIREMAI? Bagaimana Nasib Mata Air, Hutan, dan Lereng di Sekitarnya Jika Rencana Berlanjut?

Berita Terbaru