Revitalisasi SDN 3 Karangtawang Rp.849 Juta: Baja Ringan Mudah Dipelintir, Ring Balok Disorot

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 04:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUNINGAN | Rajawali Investigasi 

Pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SD Negeri 3 Karangtawang, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan, yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026, mendapat sorotan. Proyek bantuan pemerintah tersebut tercatat memiliki nilai anggaran sebesar Rp.849.583.067 dengan pelaksana P2SP dan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender, terhitung mulai 1 Agustus hingga akhir November 2026.

Pekerjaan revitalisasi tersebut mencakup tujuh lokal bangunan, terdiri dari enam ruang kelas dan satu ruang kantor. Seluruh lokal tersebut mendapatkan pekerjaan rehabilitasi. Berdasarkan kondisi di lapangan, pekerjaan telah berlangsung sekitar satu bulan dan mulai memasuki pekerjaan konstruksi atap dengan menggunakan rangka baja ringan serta penutup atap multiroof. Pada bagian kusen jendela, terlihat penggunaan material kayu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, pelaksanaan pekerjaan tersebut menyisakan sejumlah catatan yang perlu mendapat perhatian, terutama pada pekerjaan konstruksi atap. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ring balok yang menjadi bagian penting dalam sistem struktur bangunan tidak terlihat dikerjakan sebagai elemen penahan atau pengikat rangka baja ringan. Kondisi tersebut perlu dipastikan kesesuaiannya dengan gambar kerja, spesifikasi teknis dan perencanaan struktur yang menjadi dasar pelaksanaan proyek.

 

Sorotan juga tertuju pada material baja ringan yang digunakan. Secara fisik, beberapa bagian rangka terlihat mudah mengalami perubahan bentuk dan dapat dipelintir dengan tangan. Kondisi tersebut menimbulkan dugaan bahwa material yang digunakan memiliki ketebalan relatif tipis, bahkan disebut berada di bawah 0,75 mm. Dugaan tersebut tentunya perlu dibuktikan melalui pengukuran menggunakan alat ukur yang sesuai dan dibandingkan dengan spesifikasi material yang tercantum dalam RAB maupun dokumen teknis pekerjaan.

Dalam pekerjaan konstruksi yang menggunakan anggaran negara, kualitas material tidak hanya dilihat dari bentuk maupun nama material. Jenis profil, ketebalan, mutu, volume serta metode pemasangan harus mengacu pada spesifikasi teknis dan dokumen perencanaan. Ketidaksesuaian antara material yang terpasang dengan spesifikasi yang ditetapkan dapat berdampak terhadap kualitas dan ketahanan bangunan.

Baca Juga:  ‎Benarkah Ada Rencana Aktivitas Al-Zaytun di Kalimanggis Kuningan? Ini Informasi yang Beredar

Dengan nilai bantuan mencapai Rp.849.583.067, pelaksanaan revitalisasi SDN 3 Karangtawang merupakan pekerjaan yang membutuhkan pengawasan secara serius. Anggaran tersebut bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026, sehingga setiap pekerjaan dan material yang digunakan harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan serta dokumen teknis yang telah ditetapkan.

Program revitalisasi sekolah semestinya tidak hanya menghasilkan bangunan yang terlihat baru, tetapi juga memastikan kekuatan dan keselamatan konstruksi. Pekerjaan rangka atap, tumpuan, sambungan, sistem pengikatan, ring balok dan kualitas material merupakan bagian penting yang harus dikerjakan sesuai perencanaan karena berkaitan langsung dengan keamanan bangunan yang akan digunakan oleh siswa dan tenaga pendidik.

Untuk memastikan tidak terjadi ketidaksesuaian dalam pelaksanaan, pemeriksaan terhadap RAB, gambar kerja, spesifikasi teknis, volume pekerjaan dan dokumen pengawasan menjadi bagian penting. Pemeriksaan lapangan juga diperlukan untuk mencocokkan material yang telah terpasang dengan spesifikasi yang tercantum dalam dokumen proyek.

Apabila ditemukan adanya ketidaksesuaian material maupun pekerjaan struktur, perbaikan seharusnya dilakukan sebelum pekerjaan dinyatakan selesai dan diserahterimakan. Sebaliknya, apabila seluruh pekerjaan telah sesuai dengan dokumen teknis, pelaksanaannya harus dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan dokumen dan hasil pemeriksaan yang dapat diverifikasi.

Pasalnya, anggaran sebesar Rp.849.583.067 merupakan uang negara yang penggunaannya harus dipertanggungjawabkan. Terlebih bangunan tersebut nantinya digunakan sebagai sarana pendidikan bagi siswa, sehingga aspek keselamatan, kekuatan dan kualitas konstruksi tidak boleh dikorbankan demi mengejar penyelesaian pekerjaan.

Rajawali Investigasi akan terus memantau pelaksanaan revitalisasi SDN 3 Karangtawang hingga pekerjaan selesai, dengan berpegang pada fakta lapangan, dokumen proyek dan ketentuan teknis yang berlaku.

 

(GUNTUR – Redaksi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemdes Cilimus Paparkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Akhir Tahun 2025, Anggaran Miliaran Rupiah Diarahkan untuk Pelayanan dan Pembangunan
SULIT DITEMUI, TELEPON TAK DIJAWAB: Ada Apa dengan Kepala Desa Cilimus?
DUGAAN PENYIMPANGAN MBG DI KUNINGAN DISOROT, FRONTAL DESAK BUPATI HENTIKAN DAPUR DAN BUKA AUDIT TOTAL
TUTUP SEMUA DAPUR MBG! LSM FRONTAL SIAPKAN AKSI DI PENDOPO KUNINGAN, DESAK BUPATI KIRIM PETISI KE PEMERINTAH PUSAT
GEOTHERMAL MENGINTAI CIREMAI? Bagaimana Nasib Mata Air, Hutan, dan Lereng di Sekitarnya Jika Rencana Berlanjut?
Kertawinangun Perkuat Tata Kelola Informasi Desa, Pemutakhiran Profil hingga Pengembangan Sistem Informasi Jadi Perhatian
Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Desa Cihaur Perkuat Pelayanan Lewat Data dan Sistem Informasi
Waduk Darma Menyusut Drastis, Tampungan Air Tersisa 30 Persen, BBWS Ungkap Penyebabnya
Berita ini 158 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:14 WIB

Pemdes Cilimus Paparkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Akhir Tahun 2025, Anggaran Miliaran Rupiah Diarahkan untuk Pelayanan dan Pembangunan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:38 WIB

SULIT DITEMUI, TELEPON TAK DIJAWAB: Ada Apa dengan Kepala Desa Cilimus?

Senin, 26 Oktober 2026 - 00:39 WIB

DUGAAN PENYIMPANGAN MBG DI KUNINGAN DISOROT, FRONTAL DESAK BUPATI HENTIKAN DAPUR DAN BUKA AUDIT TOTAL

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:54 WIB

TUTUP SEMUA DAPUR MBG! LSM FRONTAL SIAPKAN AKSI DI PENDOPO KUNINGAN, DESAK BUPATI KIRIM PETISI KE PEMERINTAH PUSAT

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:01 WIB

GEOTHERMAL MENGINTAI CIREMAI? Bagaimana Nasib Mata Air, Hutan, dan Lereng di Sekitarnya Jika Rencana Berlanjut?

Berita Terbaru