Agen Distributor Buku di Kuningan Resmi Gugat Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan ke Pengadilan Negeri

- Penulis

Senin, 25 Mei 2026 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUNINGAN  | Rajawali Investigasi

Agen distributor buku di Kabupaten Kuningan, Manap Suharnap, S.Pd., melalui kuasa hukumnya resmi mengajukan gugatan perdata terhadap Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan ke Pengadilan Negeri Kabupaten Kuningan dengan nomor perkara 9/Pdt.G/2026/PN KNG.

‎Gugatan tersebut diajukan oleh penggugat melalui tim kuasa hukum yang dipimpin oleh Bambang L.A. Hutapea, S.H., M.H., C.Med., beserta rekan, sebagai upaya hukum untuk memperoleh kepastian dan perlindungan hukum atas dugaan kerugian dalam kegiatan usaha distribusi perbukuan di lingkungan pendidikan Kabupaten Kuningan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangan yang disampaikan kuasa hukum, langkah hukum ini ditempuh dengan mendasarkan pada prinsip perlindungan hak warga negara sebagaimana diatur dalam UUD 1945, khususnya terkait persamaan kedudukan di hadapan hukum serta jaminan kepastian hukum yang adil.

‎Pihak penggugat menilai bahwa kebijakan dan praktik distribusi buku di lingkungan pendidikan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir diduga berdampak pada kegiatan usaha distribusi perbukuan yang dijalankan oleh pihak penggugat. Oleh karena itu, penyelesaian melalui jalur peradilan dipilih sebagai mekanisme konstitusional untuk mendapatkan kejelasan hukum.

Kuasa hukum penggugat menyampaikan bahwa perkara ini diajukan melalui jalur perdata dengan dugaan adanya tindakan yang menimbulkan kerugian baik secara materiel maupun immateriel.

Menurutnya, proses hukum di pengadilan diharapkan dapat berjalan secara objektif sesuai asas due process of law.

Baca Juga:  ‎Dana Desa 2025 Tersalurkan Penuh, Infrastruktur dan Pemberdayaan Jadi Fokus Kemajuan Desa Cipedes

“Setiap kebijakan publik, termasuk di sektor pendidikan, tetap harus memperhatikan aspek hukum, keadilan, dan dampaknya terhadap para pelaku usaha yang menjalankan kegiatan secara sah,” ujar kuasa hukum penggugat.

Di sisi lain, polemik terkait distribusi buku dan Lembar Kerja Siswa (LKS) di Kabupaten Kuningan sebelumnya juga menjadi perhatian publik, terutama setelah munculnya kebijakan yang berkaitan dengan penataan penjualan buku di lingkungan sekolah. Kondisi tersebut disebut berdampak pada sejumlah pelaku usaha di sektor perbukuan.

Selain itu, dalam isu yang berkembang di masyarakat, turut mencuat dugaan terkait pengadaan soal ujian PSAT di tingkat SMP se-Kabupaten Kuningan, termasuk informasi mengenai adanya selisih nilai antara biaya yang dibayarkan siswa dan nilai yang diterima penyedia.

Informasi tersebut masih menjadi perhatian publik dan belum seluruhnya mendapatkan penjelasan resmi dari pihak terkait.

Pihak penggugat melalui kuasa hukumnya menegaskan bahwa gugatan yang diajukan tidak hanya berfokus pada aspek usaha, tetapi juga menyangkut prinsip transparansi, keadilan, dan kepastian hukum dalam pengelolaan sektor pendidikan di daerah.

Mereka juga berharap proses persidangan di Pengadilan Negeri Kabupaten Kuningan dapat berjalan secara independen, profesional, dan tanpa intervensi dari pihak mana pun.

Saat ini, perkara tersebut masih dalam tahap administrasi dan menunggu jadwal sidang resmi dari pengadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desa Cipakem Tahun 2025, Pembangunan Infrastruktur Jadi Alokasi Terbesar
PAD Desa Sukasari Tembus 228 Juta, Penyertaan Modal BUMDes 204,5 Juta Jadi Penggerak Ekonomi Desa
Pemdes Cilimus Paparkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Akhir Tahun 2025, Anggaran Miliaran Rupiah Diarahkan untuk Pelayanan dan Pembangunan
SULIT DITEMUI, TELEPON TAK DIJAWAB: Ada Apa dengan Kepala Desa Cilimus?
DUGAAN PENYIMPANGAN MBG DI KUNINGAN DISOROT, FRONTAL DESAK BUPATI HENTIKAN DAPUR DAN BUKA AUDIT TOTAL
TUTUP SEMUA DAPUR MBG! LSM FRONTAL SIAPKAN AKSI DI PENDOPO KUNINGAN, DESAK BUPATI KIRIM PETISI KE PEMERINTAH PUSAT
GEOTHERMAL MENGINTAI CIREMAI? Bagaimana Nasib Mata Air, Hutan, dan Lereng di Sekitarnya Jika Rencana Berlanjut?
Kertawinangun Perkuat Tata Kelola Informasi Desa, Pemutakhiran Profil hingga Pengembangan Sistem Informasi Jadi Perhatian
Berita ini 132 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Desa Cipakem Tahun 2025, Pembangunan Infrastruktur Jadi Alokasi Terbesar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:09 WIB

PAD Desa Sukasari Tembus 228 Juta, Penyertaan Modal BUMDes 204,5 Juta Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:14 WIB

Pemdes Cilimus Paparkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Akhir Tahun 2025, Anggaran Miliaran Rupiah Diarahkan untuk Pelayanan dan Pembangunan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:38 WIB

SULIT DITEMUI, TELEPON TAK DIJAWAB: Ada Apa dengan Kepala Desa Cilimus?

Senin, 26 Oktober 2026 - 00:39 WIB

DUGAAN PENYIMPANGAN MBG DI KUNINGAN DISOROT, FRONTAL DESAK BUPATI HENTIKAN DAPUR DAN BUKA AUDIT TOTAL

Berita Terbaru