‎Anggaran Data Desa Rutin Tiap Tahun, Sistem Informasi Karangkamulyan Tak Berjalan ‎

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuningan | Rajawali Investigasi

Alokasi Dana Desa untuk kegiatan berbasis data di Desa Karangkamulyan, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, tercatat berlangsung secara rutin selama periode 2021 hingga 2025. Namun, pola penganggaran yang berulang serta ketidakseimbangan program terlihat dari rincian kegiatan yang tercatat setiap tahunnya.

‎Pada tahun 2021, kegiatan penyusunan dan pemutakhiran profil desa muncul dua kali dengan nilai Rp.13.045.000 dan Rp.1.005.000. Selain itu, pengembangan Sistem Informasi Desa (SID) dianggarkan sebesar Rp.14.950.000, serta kegiatan pemetaan dan analisis kemiskinan desa sebesar Rp.5.000.000.

‎Pada tahun 2022, kegiatan yang tercatat hanya penyusunan profil desa dengan nilai Rp.20.000.000, sementara kegiatan Sistem Informasi Desa dan pemetaan kemiskinan tidak muncul dalam alokasi anggaran tahun tersebut.

‎Memasuki tahun 2023, kegiatan penyusunan profil desa kembali muncul dua kali dengan nilai Rp.10.834.000 dan Rp.1.500.000.

Sementara itu, pengembangan Sistem Informasi Desa tercatat dalam dua kegiatan dengan total anggaran Rp.54.915.000, masing-masing sebesar Rp.11.400.000 dan Rp.43.515.000.

‎Pada tahun 2024, kegiatan penyusunan profil desa kembali dianggarkan dua kali dengan nilai Rp.11.700.000 dan Rp.15.950.000. Selain itu, kegiatan pemetaan dan analisis kemiskinan desa juga muncul dua kali dengan nilai Rp.6.300.000 dan Rp.8.870.000.

‎Adapun pada tahun 2025, kegiatan penyusunan dan pemutakhiran profil desa masih tercatat sebesar Rp.6.792.000, sementara kegiatan Sistem Informasi Desa dan pemetaan kemiskinan tidak kembali dianggarkan. Pada tahun ini, status desa tercatat meningkat dari “berkembang” menjadi “maju”.

‎Secara keseluruhan, dalam kurun lima tahun, kegiatan penyusunan dan pemutakhiran profil desa tercatat dialokasikan setiap tahun dengan variasi nilai serta kemunculan lebih dari satu kegiatan dalam satu tahun anggaran.

Pengembangan Sistem Informasi Desa hanya muncul pada tahun 2021 dan 2023 dengan nilai yang berbeda signifikan, sementara kegiatan pemetaan kemiskinan tercatat pada tahun 2021 dan kembali muncul pada tahun 2024.

‎Pola tersebut menunjukkan adanya pengulangan kegiatan dalam satu tahun anggaran serta ketidakseimbangan program antar tahun, di mana beberapa kegiatan tidak dianggarkan secara berkelanjutan.

‎Di sisi lain, berdasarkan penelusuran terhadap website resmi Desa Karangkamulyan, pembaruan informasi belum menunjukkan perkembangan signifikan. Konten berita dan informasi desa terakhir kali diperbarui sekitar tahun 2020, sementara sejumlah halaman profil masih belum terisi secara lengkap.

‎Fitur peta desa yang seharusnya menjadi hasil dari kegiatan pemetaan wilayah juga belum menampilkan data yang informatif. Begitu pula dengan Sistem Informasi Desa yang belum menunjukkan layanan digital aktif maupun data kependudukan yang dapat diakses publik.

‎Kondisi tersebut memperlihatkan belum terlihatnya keterkaitan antara alokasi anggaran kegiatan berbasis data dengan ketersediaan dan keterbukaan informasi desa kepada masyarakat. (Redaksi)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Gunakan Dokumen Tidak Sah untuk SHGB dan SPPT, Orang Dekat Almarhum Acep Dilaporkan ke Polres Kuningan
Hati-Hati, Copy-Paste Berita Tuduhan Serius Tanpa Uji Fakta Berpotensi Menimbulkan Konsekuensi Hukum
Revitalisasi SDN 1 Cinagara: Lima Ruang Direhabilitasi, Satu Ruang Kelas Baru Dibangun, Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi Material dan Volume Pekerjaan Layak Diaudit
Anggaran Revitalisasi SMPN 2 Cilimus Rp1,364 Miliar Patut Dicermati, Dokumen Perencanaan Memunculkan Sejumlah Pertanyaan
Dana BOS SMAN 1 Luragung 2025 Tembus Rp1,74 Miliar, Anggaran Pemeliharaan Rp 286,82 Juta Patut Dicermati
Dana BOS 2025 Rp 1,1 Miliar di Satu Sekolah Patut Dicermati, Anggaran Perpustakaan, Pemeliharaan dan Honor Jadi Pos Terbesar
Anggaran Perawatan SMPN 1 Garawangi Melonjak Lebih Dua Kali Lipat, Dana BOS 2025 Patut Dicermati
Hari Kedua Retret Kepala Desa Kuningan Diisi Penguatan Bela Negara, Pencegahan Korupsi, dan Kemandirian Ekonomi Desa
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:52 WIB

Diduga Gunakan Dokumen Tidak Sah untuk SHGB dan SPPT, Orang Dekat Almarhum Acep Dilaporkan ke Polres Kuningan

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:02 WIB

Hati-Hati, Copy-Paste Berita Tuduhan Serius Tanpa Uji Fakta Berpotensi Menimbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 29 Juli 2026 - 02:37 WIB

Revitalisasi SDN 1 Cinagara: Lima Ruang Direhabilitasi, Satu Ruang Kelas Baru Dibangun, Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi Material dan Volume Pekerjaan Layak Diaudit

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:40 WIB

Anggaran Revitalisasi SMPN 2 Cilimus Rp1,364 Miliar Patut Dicermati, Dokumen Perencanaan Memunculkan Sejumlah Pertanyaan

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:18 WIB

Dana BOS SMAN 1 Luragung 2025 Tembus Rp1,74 Miliar, Anggaran Pemeliharaan Rp 286,82 Juta Patut Dicermati

Berita Terbaru