Bangun Citra dan Keunggulan Sekolah, Disdikbud Kuningan Luncurkan Program PESONA SD

- Penulis

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Disdikbud Kabupaten Kuningan, Surya, saat menyampaikan materi pada Sosialisasi Program Pengembangan Sekolah Berbasis Potensi dan Citra Sekolah Dasar (PESONA SD) di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan.

 

“Ratusan Kepala SD Diajak Mengembangkan Identitas Sekolah, Meningkatkan Mutu Layanan, dan Membangun Kepercayaan Masyarakat”

 

KUNINGAN | Rajawali Investigasi

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semangat membangun pendidikan dasar yang lebih berkualitas terus digaungkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan. Bertempat di Aula Disdikbud, Kamis (23/7/2026), ratusan kepala sekolah dasar dari berbagai kecamatan mengikuti Sosialisasi Program Pengembangan Sekolah Berbasis Potensi dan Citra Sekolah Dasar (PESONA SD).

Program ini menjadi langkah nyata Disdikbud dalam mendorong setiap sekolah dasar memiliki identitas yang kuat, karakter yang khas, serta mampu menampilkan keunggulan masing-masing sebagai daya tarik sekaligus kebanggaan bagi masyarakat.

Membangun Sekolah Berkarakter dan Berdaya Saing

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdikbud Kabupaten Kuningan, Surya, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa setiap sekolah memiliki potensi luar biasa yang harus dikenali, dikembangkan, dan dipublikasikan secara positif.

“PESONA SD merupakan langkah strategis dalam mendorong transformasi sekolah dasar agar lebih adaptif, berkarakter, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan. Setiap sekolah memiliki potensi yang dapat dikembangkan menjadi identitas yang membanggakan,” ujar Surya.

Baca Juga:  Belanja Pegawai Tembus Batas, Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Stop Honorer Baru

Menurutnya, keberhasilan sebuah sekolah tidak hanya diukur dari prestasi akademik semata, tetapi juga dari budaya positif yang tumbuh, kualitas pelayanan kepada peserta didik, serta kepercayaan masyarakat yang semakin meningkat.

Menggali Potensi, Membangun Citra Positif

Melalui Program PESONA SD, setiap sekolah didorong untuk memetakan potensi unggulannya, memperkuat karakter, menciptakan inovasi, serta membangun lingkungan belajar yang nyaman, ramah, dan inspiratif.

Program ini juga diharapkan mampu menghapus stigma bahwa kualitas sekolah hanya ditentukan oleh lokasi atau jumlah peserta didik. Sebaliknya, setiap sekolah memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan menjadi pilihan utama masyarakat melalui keunggulan yang dimilikinya.

Kolaborasi Menuju Pendidikan Berkualitas

Dalam sosialisasi tersebut, Disdikbud mengajak seluruh kepala sekolah menjadikan PESONA SD sebagai gerakan bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar di Kabupaten Kuningan.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang unggul, inovatif, dan berkarakter.

Dengan lahirnya Program PESONA SD, Disdikbud Kabupaten Kuningan optimistis akan semakin banyak sekolah dasar yang tampil percaya diri dengan identitas dan keunggulannya masing-masing. Harapannya, program ini mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, berprestasi, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

(GUNTUR – Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketika MBG Berulang Kali Memicu Keracunan, Siapa yang Bertanggung Jawab Secara Hukum?
Ada yang Janggal di Balik Denda 56,6 Juta RS Permata Kuningan? Uha Desak Audit Dasar Penghitungan, Nilai Investasi, Penetapan hingga ke Mana Disetorkan
56,6 Juta Denda RS Permata Kuningan: Ada Apa di Balik Angka Investasi Rp.2,2 Miliar?
Knalpot Brong Makin Marak di Kuningan, Warga Resah: Jalan Raya Luragung – Sidaraja – Ciawigebang – Cidahu Makin Tak Nyaman
DLH Kuningan Diminta Buka Kalkulator Sanksi Rp 56 Juta RS Permata, Uha: Jangan Alihkan Isu ke Soal PNBP
Keputusan DLH Kuningan Diguncang Kejanggalan, Sanksi kepada RS Permata Dipertanyakan
Gambar Kerja Tak Terlihat, Ring Balok Tak Tampak: Ada Apa di Balik Peninggian Bangunan SDN 3 Karangtawang?
Revitalisasi SDN 3 Karangtawang Dipertanyakan, Kepala Sekolah Arahkan Konfirmasi ke CV Aulia
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 08:54 WIB

Ketika MBG Berulang Kali Memicu Keracunan, Siapa yang Bertanggung Jawab Secara Hukum?

Jumat, 11 September 2026 - 10:03 WIB

Ada yang Janggal di Balik Denda 56,6 Juta RS Permata Kuningan? Uha Desak Audit Dasar Penghitungan, Nilai Investasi, Penetapan hingga ke Mana Disetorkan

Kamis, 10 September 2026 - 04:40 WIB

56,6 Juta Denda RS Permata Kuningan: Ada Apa di Balik Angka Investasi Rp.2,2 Miliar?

Rabu, 9 September 2026 - 06:40 WIB

Knalpot Brong Makin Marak di Kuningan, Warga Resah: Jalan Raya Luragung – Sidaraja – Ciawigebang – Cidahu Makin Tak Nyaman

Rabu, 9 September 2026 - 03:10 WIB

DLH Kuningan Diminta Buka Kalkulator Sanksi Rp 56 Juta RS Permata, Uha: Jangan Alihkan Isu ke Soal PNBP

Berita Terbaru