Foto: Sekretaris Desa Cihideung Girang, Badru Alqurbani, S.Sos., di ruang kerjanya saat menjelaskan program pembangunan yang didanai Dana Desa Tahun 2025, Senin (8/6/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
KUNINGAN | Rajawali Investigasi
Pembangunan desa sejatinya bukan hanya soal membangun jalan atau mendirikan bangunan baru. Lebih dari itu, pembangunan adalah tentang menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat itulah yang tampak dalam pemanfaatan Dana Desa Tahun 2025 di Desa Cihideung Girang, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan.
Dengan pagu anggaran mencapai Rp.1.060.658.000 dan status sebagai Desa Mandiri, berbagai program yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari kesehatan ibu dan anak, pendidikan, pertanian, hingga penguatan ekonomi desa.
Di balik angka-angka anggaran tersebut, tersimpan berbagai harapan masyarakat. Dukungan terhadap Posyandu, Pos Kesehatan Desa (PKD), dan program Desa Siaga Kesehatan menjadi upaya nyata untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap dekat dengan warga. Sementara itu, bantuan bagi PAUD dan lembaga pendidikan nonformal menjadi investasi jangka panjang bagi tumbuh kembang generasi desa.
Bagi para petani, pembangunan saluran irigasi menjadi kabar baik yang diharapkan mampu menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian. Begitu pula peningkatan jalan desa dan jalan lingkungan yang diharapkan semakin memperlancar aktivitas ekonomi maupun mobilitas masyarakat sehari-hari.
Perhatian terhadap warga kurang mampu juga tercermin melalui dukungan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan bantuan keadaan mendesak. Program-program tersebut menjadi bentuk kepedulian agar pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Menariknya, pemerintah desa juga memberikan perhatian terhadap generasi muda melalui pembangunan dan pemeliharaan sarana olahraga. Fasilitas yang lebih baik diharapkan menjadi ruang positif bagi anak-anak dan pemuda untuk beraktivitas, berprestasi, sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan desa.
Di sisi lain, penyertaan modal sebesar Rp.213 juta menunjukkan adanya langkah strategis untuk memperkuat perekonomian desa. Upaya ini diharapkan dapat membuka peluang usaha, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/6/2026), Kepala Desa Cihideung Girang, Aman, melalui Sekretaris Desa, Badru Alqurbani, S.Sos., menyampaikan bahwa Dana Desa merupakan instrumen penting dalam mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
“Setiap program yang dilaksanakan merupakan hasil perencanaan dan musyawarah bersama masyarakat. Kami berupaya agar Dana Desa dapat memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh warga, baik melalui pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, maupun penguatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya diukur dari banyaknya proyek yang dibangun, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap seluruh program yang telah dilaksanakan dapat menjadi pondasi bagi kemajuan Desa Cihideung Girang. Pemerintah desa akan terus berupaya menjaga transparansi, akuntabilitas, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan,” tambahnya.
Dengan berbagai program yang berjalan sepanjang tahun 2025, Desa Cihideung Girang terus menunjukkan langkah positif dalam membangun desa yang maju, mandiri, dan sejahtera, dengan menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai prioritas utama pembangunan.















