‎Presiden Prabowo Disambut Meriah Diaspora Indonesia di Cebu Filipina, Mobil Maung Jadi Sorotan KTT ASEAN 2026 ‎

- Penulis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto tiba di Cebu, Filipina, pada Kamis, 7 Mei 2026. Foto: BPMI Setpres

‎JAKARTA | Rajawali Investigasi

‎Kunjungan Perdana ke Cebu, Presiden Prabowo Disambut Antusias Diaspora Indonesia dan Maung Jadi Sorotan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehangatan menyelimuti kedatangan Presiden Prabowo Subianto saat tiba di Cebu, Filipina, Kamis (7/5/2026), dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN.

Tidak hanya mendapat sambutan resmi dari jajaran pemerintah, Presiden juga disambut antusias oleh diaspora Indonesia yang telah menunggu sejak awal di hotel tempat rombongan menginap.

Suasana penyambutan terasa istimewa ketika dua anak Indonesia mengenakan pakaian adat menyerahkan bunga kepada Presiden setibanya di lokasi. Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih yang lebih dahulu berada di Cebu turut menyambut kedatangan Kepala Negara.

‎Momen tersebut juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Indonesia yang tinggal di Filipina. Banyak diaspora memanfaatkan kesempatan itu untuk bersalaman hingga berbincang singkat dengan Presiden Prabowo.

‎Salah satunya Ronald Tasik, dokter asal Indonesia yang menetap di Cebu.

Ia mengaku terkesan dengan sikap Presiden yang dinilai ramah dan terbuka kepada masyarakat Indonesia di luar negeri.

‎“Senang sekali bisa bertemu langsung. Beliau sangat ramah, sempat bertanya asal dan nama kami,” ujar Ronald usai bertemu Presiden.

‎Selain itu, Ronald mengaku bangga melihat kendaraan Maung produksi dalam negeri turut digunakan dalam agenda kenegaraan di luar negeri. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan dukungan nyata terhadap karya anak bangsa di tingkat internasional.

Baca Juga:  FORMASI Layangkan Surat Audiensi ke Ketua DPRD Kuningan, Desak Bongkar Legalitas Kajian KJPP UNPAS yang Jadi Dasar Tunjangan Dewan

‎Hal serupa disampaikan Lili Yahya, diaspora Indonesia yang telah lama tinggal di Cebu. Ia mengaku terharu karena untuk pertama kalinya dapat menyambut langsung Presiden Indonesia di kota tersebut.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami warga Indonesia di Cebu. Kehadiran Bapak Presiden membawa kebahagiaan tersendiri,” kata Lili.

‎Ia juga menilai Presiden Prabowo menunjukkan sikap hangat kepada diaspora. Lili berharap kehadiran Presiden dalam KTT ASEAN dapat mempererat hubungan Indonesia dan Filipina serta membawa perhatian lebih bagi warga Indonesia yang tinggal di Cebu.

‎Kehadiran kendaraan Maung dalam rombongan Presiden pun menjadi perhatian tersendiri bagi diaspora. Lili mengaku tak menyangka kendaraan buatan Indonesia itu dibawa hingga ke Filipina.

‎“Sangat membanggakan melihat kendaraan karya anak bangsa bisa hadir di sini,” ujarnya.

Sementara itu, Romo Agus Sudaryanto yang telah bertugas sebagai pastor di Cebu selama 15 tahun menyebut pertemuan tersebut sebagai pengalaman berkesan. Selama ini dirinya hanya menyaksikan kegiatan Presiden melalui tayangan video, namun kini dapat bertemu langsung secara tatap muka.

‎Menurut Romo Agus, kehadiran Presiden Prabowo di Cebu memberi semangat baru bagi warga Indonesia di Filipina sekaligus menunjukkan eksistensi Indonesia di kawasan Asia Tenggara.

‎Sumber : BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketika MBG Berulang Kali Memicu Keracunan, Siapa yang Bertanggung Jawab Secara Hukum?
Ada yang Janggal di Balik Denda 56,6 Juta RS Permata Kuningan? Uha Desak Audit Dasar Penghitungan, Nilai Investasi, Penetapan hingga ke Mana Disetorkan
56,6 Juta Denda RS Permata Kuningan: Ada Apa di Balik Angka Investasi Rp.2,2 Miliar?
Knalpot Brong Makin Marak di Kuningan, Warga Resah: Jalan Raya Luragung – Sidaraja – Ciawigebang – Cidahu Makin Tak Nyaman
DLH Kuningan Diminta Buka Kalkulator Sanksi Rp 56 Juta RS Permata, Uha: Jangan Alihkan Isu ke Soal PNBP
Keputusan DLH Kuningan Diguncang Kejanggalan, Sanksi kepada RS Permata Dipertanyakan
Gambar Kerja Tak Terlihat, Ring Balok Tak Tampak: Ada Apa di Balik Peninggian Bangunan SDN 3 Karangtawang?
Revitalisasi SDN 3 Karangtawang Dipertanyakan, Kepala Sekolah Arahkan Konfirmasi ke CV Aulia
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 08:54 WIB

Ketika MBG Berulang Kali Memicu Keracunan, Siapa yang Bertanggung Jawab Secara Hukum?

Jumat, 11 September 2026 - 10:03 WIB

Ada yang Janggal di Balik Denda 56,6 Juta RS Permata Kuningan? Uha Desak Audit Dasar Penghitungan, Nilai Investasi, Penetapan hingga ke Mana Disetorkan

Kamis, 10 September 2026 - 04:40 WIB

56,6 Juta Denda RS Permata Kuningan: Ada Apa di Balik Angka Investasi Rp.2,2 Miliar?

Rabu, 9 September 2026 - 06:40 WIB

Knalpot Brong Makin Marak di Kuningan, Warga Resah: Jalan Raya Luragung – Sidaraja – Ciawigebang – Cidahu Makin Tak Nyaman

Rabu, 9 September 2026 - 03:10 WIB

DLH Kuningan Diminta Buka Kalkulator Sanksi Rp 56 Juta RS Permata, Uha: Jangan Alihkan Isu ke Soal PNBP

Berita Terbaru