‎Jalan Rusak di Panawuan–Sangkanurip Dikeluhkan Warga, Perbaikan Tak Kunjung Datang

- Penulis

Minggu, 26 April 2026 - 04:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuningan | Rajawali Investigasi

Kondisi jalan penghubung Panawuan menuju kawasan wisata Sangkanurip, tepatnya di wilayah Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, dikeluhkan warga.
‎
‎Dimana jalan sepanjang kurang lebih 500 meter, dipenuhi lubang cukup dalam yang membahayakan pengguna jalan.
‎
‎Pantauan di lokasi pada Minggu (26 April 2026) menunjukkan kerusakan jalan sudah cukup parah. Lubang-lubang tersebar di sejumlah titik dengan kedalaman bervariasi, membuat kendaraan harus melambat dan berhati-hati saat melintas.
‎
‎Warga sekitar menyebut kondisi tersebut telah berlangsung lama tanpa penanganan berarti dari pemerintah daerah.
‎
‎“Sudah lama rusak, belum ada perbaikan. Kami khawatir kalau dibiarkan terus bisa memicu kecelakaan,” ujar salah seorang warga saat ditemui di lokasi, Minggu (26/4/2026).
‎
‎Keluhan serupa juga disampaikan pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut. Mereka menilai kondisi jalan sangat mengganggu, terutama bagi pengendara roda dua.
‎
‎“Kalau malam atau hujan, lubangnya tidak kelihatan. Sangat berbahaya,” kata Anto seorang pengguna jalan yang selalu melintas jalan tersebut.
‎
‎Minimnya penanganan membuat warga berinisiatif melakukan penanganan sementara dengan menutup lubang menggunakan material urugan berupa tanah dan batu. Namun, upaya tersebut hanya bersifat sementara dan tidak bertahan lama.
‎
‎Hingga saat ini belum terlihat adanya perbaikan dari pihak terkait. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret mengingat jalan tersebut merupakan akses menuju kawasan wisata Sangkanurip yang cukup ramai dilalui masyarakat.                (Redaksi / Guntur)

Baca Juga:  Setengah Jalan Menuju Sekolah yang Lebih Layak, Revitalisasi SDN 2 Cihirup Tunjukkan Perkembangan Positif

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DUGAAN PENYIMPANGAN MBG DI KUNINGAN DISOROT, FRONTAL DESAK BUPATI HENTIKAN DAPUR DAN BUKA AUDIT TOTAL
TUTUP SEMUA DAPUR MBG! LSM FRONTAL SIAPKAN AKSI DI PENDOPO KUNINGAN, DESAK BUPATI KIRIM PETISI KE PEMERINTAH PUSAT
GEOTHERMAL MENGINTAI CIREMAI? Bagaimana Nasib Mata Air, Hutan, dan Lereng di Sekitarnya Jika Rencana Berlanjut?
Lama Bertugas di Satu Kecamatan, Transparansi Riwayat Jabatan Jadi Perhatian
Revitalisasi SDN 1 Kaduela, Wujud Perhatian terhadap Kenyamanan Belajar dan Masa Depan Siswa
Transparansi Anggaran Desa Gereba Jadi Perhatian, Belanja Sistem Informasi Diarahkan untuk Mendukung Pelayanan Publik
DEADLOCK MEDIASI JADI RAPOR MERAH PEMERINTAH: KETIKA GUGATAN MASYARAKAT TAK MAMPU DISELESAIKAN MELALUI DIALOG
Belanja Komunikasi hingga Profil Desa Cilaja Berulang, Anggaran 263,59 Juta Jadi Sorotan
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 00:39 WIB

DUGAAN PENYIMPANGAN MBG DI KUNINGAN DISOROT, FRONTAL DESAK BUPATI HENTIKAN DAPUR DAN BUKA AUDIT TOTAL

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:54 WIB

TUTUP SEMUA DAPUR MBG! LSM FRONTAL SIAPKAN AKSI DI PENDOPO KUNINGAN, DESAK BUPATI KIRIM PETISI KE PEMERINTAH PUSAT

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:01 WIB

GEOTHERMAL MENGINTAI CIREMAI? Bagaimana Nasib Mata Air, Hutan, dan Lereng di Sekitarnya Jika Rencana Berlanjut?

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Lama Bertugas di Satu Kecamatan, Transparansi Riwayat Jabatan Jadi Perhatian

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:02 WIB

Revitalisasi SDN 1 Kaduela, Wujud Perhatian terhadap Kenyamanan Belajar dan Masa Depan Siswa

Berita Terbaru