Kuningan | Rajawali Investigasi
Pemerintah Desa Cimaranten, Kecamatan Cipicung, Kabupaten Kuningan, berhasil merealisasikan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp.977.468.000 secara optimal dan tepat sasaran.
Berdasarkan data pembaruan terakhir per 2 April 2026, penyaluran anggaran telah mencapai 100 persen, dengan tahap pertama sebesar Rp.476.534.000 (48,75 persen) dan tahap kedua sebesar Rp.500.934.000 (51,25 persen).
Kepala Desa Cimaranten, Abdurrahman, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya pada Selasa, 28 April 2026, menjelaskan bahwa seluruh program Dana Desa diarahkan untuk mendukung kebutuhan prioritas masyarakat.
“Dana desa kami fokuskan pada pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat, terutama infrastruktur, layanan sosial, dan penguatan ekonomi desa,” ujarnya.
Infrastruktur Jadi Fokus Utama
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagian besar anggaran digunakan untuk pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur desa, seperti jalan lingkungan dan jalan usaha tani.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas warga serta memperlancar aktivitas ekonomi, khususnya di sektor pertanian.
Selain itu, pemerintah desa juga melaksanakan pemeliharaan saluran irigasi untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Penguatan Layanan Kesehatan dan Pendidikan
Di sektor kesehatan, Dana Desa dialokasikan untuk kegiatan Posyandu, termasuk makanan tambahan, kelas ibu hamil, kelas lansia, serta insentif kader Posyandu.
Sementara di bidang pendidikan, bantuan diberikan untuk operasional PAUD, TPQ, dan lembaga pendidikan non-formal lainnya di desa.
Transparansi dan Pelayanan Publi
Pemerintah Desa Cimaranten juga terus meningkatkan transparansi melalui pengembangan sistem informasi desa serta penyampaian informasi publik terkait APBDes dan kegiatan pembangunan kepada masyarakat.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat keterbukaan informasi dan partisipasi warga dalam pembangunan desa.
Penguatan Ekonomi dan Kelembagaan Desa
Selain pembangunan fisik, dana desa juga dialokasikan untuk penyertaan modal desa sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Tidak hanya itu, peningkatan kapasitas perangkat desa, BPD, serta penguatan Satlinmas juga menjadi bagian dari program penguatan tata kelola pemerintahan desa.
Dengan realisasi anggaran yang telah mencapai 100 persen, Pemerintah Desa Cimaranten berharap pembangunan desa dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen agar setiap program benar-benar tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh warga,” pungkas Abdurrahman.















