Kepala Sekolah Sulit Dihubungi, Panitia P2SP Tak Terlihat, Transparansi Proyek SDN 1 Cinagara Tak Cukup Hanya Papan Informasi

- Penulis

Kamis, 9 Juli 2026 - 05:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUNINGAN |  Rajawali investigasi 

Pelaksanaan proyek Program Percepatan Peningkatan Sarana Prasarana (P2SP) di SDN 1 Cinagara menyisakan tanda tanya. Di tengah berlangsungnya pekerjaan, Kepala SDN 1 Cinagara, Iwa Sri Herawati, S.Pd., sulit dihubungi, panitia P2SP tidak terlihat berada di lokasi, sementara keterbukaan informasi kepada publik dinilai belum memadai karena hanya mengandalkan papan informasi tanpa disertai informasi pendukung mengenai pelaksanaan pekerjaan.

Hasil pemantauan pada Senin, 6 Juli 2026, menunjukkan aktivitas pekerjaan tetap berjalan. Sejumlah pekerja tampak melakukan pekerjaan konstruksi, namun tidak terlihat keberadaan panitia P2SP maupun pihak yang dapat memberikan penjelasan mengenai pelaksanaan kegiatan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di lokasi hanya ditemukan papan informasi proyek. Tidak terlihat gambar rencana pekerjaan, denah, ataupun informasi visual lainnya yang dapat memberikan gambaran kepada publik

Mengenai bentuk pekerjaan yang sedang dilaksanakan. Padahal, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dari anggaran negara agar masyarakat dapat mengetahui apa yang sedang dikerjakan, sejauh mana progresnya, serta siapa yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaannya.

Baca Juga:  Indonesia Siap Perkuat Posisi dalam Rantai Pasok Global Kecerdasan Artifisial

Upaya memperoleh konfirmasi dari Kepala SDN 1 Cinagara belum membuahkan hasil. Hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan keterangan terkait progres pekerjaan, keberadaan panitia P2SP di lokasi, maupun mekanisme pengawasan terhadap proyek tersebut.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai pelaksanaan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Kehadiran penanggung jawab di lapangan saat pekerjaan berlangsung menjadi penting, bukan hanya untuk memberikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan program pemerintah.

Keterbukaan informasi tidak seharusnya berhenti pada pemasangan papan proyek. Informasi yang mudah diakses, keberadaan penanggung jawab, serta kesediaan memberikan penjelasan kepada publik merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan terhadap penggunaan anggaran negara.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari Kepala SDN 1 Cinagara maupun panitia P2SP.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketika MBG Berulang Kali Memicu Keracunan, Siapa yang Bertanggung Jawab Secara Hukum?
Ada yang Janggal di Balik Denda 56,6 Juta RS Permata Kuningan? Uha Desak Audit Dasar Penghitungan, Nilai Investasi, Penetapan hingga ke Mana Disetorkan
56,6 Juta Denda RS Permata Kuningan: Ada Apa di Balik Angka Investasi Rp.2,2 Miliar?
Knalpot Brong Makin Marak di Kuningan, Warga Resah: Jalan Raya Luragung – Sidaraja – Ciawigebang – Cidahu Makin Tak Nyaman
DLH Kuningan Diminta Buka Kalkulator Sanksi Rp 56 Juta RS Permata, Uha: Jangan Alihkan Isu ke Soal PNBP
Keputusan DLH Kuningan Diguncang Kejanggalan, Sanksi kepada RS Permata Dipertanyakan
Gambar Kerja Tak Terlihat, Ring Balok Tak Tampak: Ada Apa di Balik Peninggian Bangunan SDN 3 Karangtawang?
Revitalisasi SDN 3 Karangtawang Dipertanyakan, Kepala Sekolah Arahkan Konfirmasi ke CV Aulia
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 08:54 WIB

Ketika MBG Berulang Kali Memicu Keracunan, Siapa yang Bertanggung Jawab Secara Hukum?

Jumat, 11 September 2026 - 10:03 WIB

Ada yang Janggal di Balik Denda 56,6 Juta RS Permata Kuningan? Uha Desak Audit Dasar Penghitungan, Nilai Investasi, Penetapan hingga ke Mana Disetorkan

Kamis, 10 September 2026 - 04:40 WIB

56,6 Juta Denda RS Permata Kuningan: Ada Apa di Balik Angka Investasi Rp.2,2 Miliar?

Rabu, 9 September 2026 - 06:40 WIB

Knalpot Brong Makin Marak di Kuningan, Warga Resah: Jalan Raya Luragung – Sidaraja – Ciawigebang – Cidahu Makin Tak Nyaman

Rabu, 9 September 2026 - 03:10 WIB

DLH Kuningan Diminta Buka Kalkulator Sanksi Rp 56 Juta RS Permata, Uha: Jangan Alihkan Isu ke Soal PNBP

Berita Terbaru