Polisi Bongkar Dugaan Provokasi May Day 2026 di Jakarta, 101 Orang Diamankan dan Uang Rp.10,9 Juta Disita ‎

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Jakarta | Rajawali Investigasi

Aparat kepolisian mengungkap adanya dugaan upaya provokasi dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di ibu kota. Sejumlah orang diamankan bersama barang bukti, termasuk uang tunai yang diduga akan digunakan untuk mendanai aksi yang berpotensi ricuh.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melalui Kombes Iman Imanuddin menyampaikan, uang sebesar Rp.10,9 juta ditemukan dari salah satu koordinator lapangan. Berdasarkan keterangan awal, dana tersebut diduga akan dibagikan kepada massa yang terlibat dalam kelompok tertentu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎“Uang tersebut kami amankan dari salah satu pihak yang diduga berperan di lapangan, dan menurut pengakuannya akan digunakan untuk mendukung kehadiran kelompoknya,” ujar Iman dalam konferensi pers, Jumat malam (1/5/2026).

‎Selain mengamankan uang, polisi juga tengah menelusuri kemungkinan adanya pihak yang berperan sebagai pengendali atau aktor intelektual di balik rencana kericuhan tersebut. Pendalaman dilakukan terhadap berbagai sumber, termasuk dugaan aliran dana dan penyebaran informasi provokatif.

Baca Juga:  OTT KPK di Pati: Dugaan Jual-Beli Jabatan Perangkat Desa Seret Bupati dan Tiga Kades

‎Dalam operasi pengamanan ini, polisi mencatat sedikitnya 101 orang telah diamankan untuk dimintai keterangan. Setelah proses pemeriksaan selesai, mereka direncanakan akan dipulangkan.

Tak hanya itu, petugas turut menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan rencana aksi anarkis, di antaranya bom molotov, senjata tajam, ketapel beserta peluru, hingga dokumen yang berisi skenario kericuhan.

Dari hasil penyelidikan awal, kelompok tersebut diduga memiliki rencana untuk menyusup ke dalam aksi buruh dan memicu konflik internal antar elemen serikat pekerja. Upaya provokasi juga disebut dilakukan melalui media sosial guna memperkeruh situasi.

‎Polisi menegaskan masih terus mendalami kasus ini guna memastikan seluruh pihak yang terlibat dapat diidentifikasi dan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Gunakan Dokumen Tidak Sah untuk SHGB dan SPPT, Orang Dekat Almarhum Acep Dilaporkan ke Polres Kuningan
Hati-Hati, Copy-Paste Berita Tuduhan Serius Tanpa Uji Fakta Berpotensi Menimbulkan Konsekuensi Hukum
Anggaran Revitalisasi SMPN 2 Cilimus Rp1,364 Miliar Patut Dicermati, Dokumen Perencanaan Memunculkan Sejumlah Pertanyaan
Belajar dari KUD, Koperasi Desa Merah Putih Jangan Sampai Menjadi Proyek Sesaat
Di Balik Revitalisasi SDN 1 Cinagara: Material, Gambar Kerja, dan Pengawasan Mulai Dipertanyakan
Media Gathering DPRD Kuningan: Membangun Kemitraan atau Menguji Independensi Pers?
Terungkap! Bendahara Disdik Kuningan Akui Tunggakan Premi Rp 415 Juta dalam Surat Bermaterai, BPK Sebut Hingga Pemeriksaan Berakhir Belum Dibayar
Rp3,17 Miliar Dana GU Disdik Kuningan Tanpa SPJ Mulai Diperiksa Kejaksaan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:52 WIB

Diduga Gunakan Dokumen Tidak Sah untuk SHGB dan SPPT, Orang Dekat Almarhum Acep Dilaporkan ke Polres Kuningan

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:02 WIB

Hati-Hati, Copy-Paste Berita Tuduhan Serius Tanpa Uji Fakta Berpotensi Menimbulkan Konsekuensi Hukum

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:40 WIB

Anggaran Revitalisasi SMPN 2 Cilimus Rp1,364 Miliar Patut Dicermati, Dokumen Perencanaan Memunculkan Sejumlah Pertanyaan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:50 WIB

Belajar dari KUD, Koperasi Desa Merah Putih Jangan Sampai Menjadi Proyek Sesaat

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:09 WIB

Di Balik Revitalisasi SDN 1 Cinagara: Material, Gambar Kerja, dan Pengawasan Mulai Dipertanyakan

Berita Terbaru