Presiden Prabowo Bahas Situasi Pertahanan Nasional dalam Pertemuan dengan Penasihat Khusus

- Penulis

Minggu, 26 April 2026 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menerima Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 21 April 2026.

JAKARTA, Rajawali Investigasi – Presiden Prabowo Subianto menerima Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Dudung Abdurachman, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (21/4/2026).
Pertemuan tersebut membahas perkembangan situasi pertahanan dan keamanan nasional di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dalam keterangan tertulis menyampaikan bahwa Presiden menerima laporan terkait kondisi terkini di bidang pertahanan dan keamanan nasional. Laporan tersebut juga mencakup perkembangan situasi geopolitik yang dinilai terus mengalami perubahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangan tersebut disebutkan bahwa pembahasan dalam pertemuan berfokus pada berbagai dinamika yang berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan nasional, termasuk perubahan kondisi global yang terjadi di sejumlah kawasan.

“Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menerima laporan terkait dinamika geopolitik serta perkembangan di bidang pertahanan dan keamanan,” tulis Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga:  ‎Kejagung Kembangkan Kasus Tambang Batu Bara Ilegal: Tiga Orang Kembali Ditetapkan Tersangka

Selain menerima laporan, Presiden juga memberikan arahan terkait sejumlah langkah strategis ke depan dalam rangka menjaga serta memperkuat sistem pertahanan nasional. Arahan tersebut mencakup upaya peningkatan kesiapsiagaan dan penguatan koordinasi di sektor pertahanan.

“Sekaligus memberikan arahan strategis untuk langkah geostrategi ke depan,” lanjutnya.

Pertemuan ini menjadi bagian dari rangkaian komunikasi strategis pemerintah dalam merespons perkembangan situasi global yang dinamis, khususnya yang berkaitan dengan isu-isu pertahanan dan keamanan.

Pemerintah menilai pentingnya pemantauan dan analisis berkelanjutan terhadap kondisi geopolitik internasional, mengingat dampaknya dapat berpengaruh terhadap stabilitas nasional.

Melalui pertemuan tersebut, pemerintah menegaskan komitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan nasional serta memastikan sistem pertahanan negara tetap adaptif terhadap perubahan situasi global.

Pertemuan antara Presiden dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional tersebut berlangsung di lingkungan Istana Merdeka dan berjalan dalam suasana tertutup.

(Redaksi | Sumber: BPMI Setpres)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Gunakan Dokumen Tidak Sah untuk SHGB dan SPPT, Orang Dekat Almarhum Acep Dilaporkan ke Polres Kuningan
Hati-Hati, Copy-Paste Berita Tuduhan Serius Tanpa Uji Fakta Berpotensi Menimbulkan Konsekuensi Hukum
Revitalisasi SDN 1 Cinagara: Lima Ruang Direhabilitasi, Satu Ruang Kelas Baru Dibangun, Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi Material dan Volume Pekerjaan Layak Diaudit
Anggaran Revitalisasi SMPN 2 Cilimus Rp1,364 Miliar Patut Dicermati, Dokumen Perencanaan Memunculkan Sejumlah Pertanyaan
Anggaran Pemeliharaan SMAN 1 Garawangi Tembus Rp768 Juta, Perubahan Alokasi Dana BOS 2025 Patut Dicermati
Hari Kedua Retret Kepala Desa Kuningan Diisi Penguatan Bela Negara, Pencegahan Korupsi, dan Kemandirian Ekonomi Desa
Belajar dari KUD, Koperasi Desa Merah Putih Jangan Sampai Menjadi Proyek Sesaat
Terungkap! Bendahara Disdik Kuningan Akui Tunggakan Premi Rp 415 Juta dalam Surat Bermaterai, BPK Sebut Hingga Pemeriksaan Berakhir Belum Dibayar
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:52 WIB

Diduga Gunakan Dokumen Tidak Sah untuk SHGB dan SPPT, Orang Dekat Almarhum Acep Dilaporkan ke Polres Kuningan

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:02 WIB

Hati-Hati, Copy-Paste Berita Tuduhan Serius Tanpa Uji Fakta Berpotensi Menimbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 29 Juli 2026 - 02:37 WIB

Revitalisasi SDN 1 Cinagara: Lima Ruang Direhabilitasi, Satu Ruang Kelas Baru Dibangun, Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi Material dan Volume Pekerjaan Layak Diaudit

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:40 WIB

Anggaran Revitalisasi SMPN 2 Cilimus Rp1,364 Miliar Patut Dicermati, Dokumen Perencanaan Memunculkan Sejumlah Pertanyaan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:09 WIB

Hari Kedua Retret Kepala Desa Kuningan Diisi Penguatan Bela Negara, Pencegahan Korupsi, dan Kemandirian Ekonomi Desa

Berita Terbaru