UEA Keluar dari OPEC, Goldman Ingatkan Potensi Tekanan Baru di Pasar Minyak Global

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi

Jakarta | Rajawali Investigasi

Keputusan Uni Emirat Arab untuk keluar dari OPEC yang dijadwalkan efektif mulai 1 Mei 2026 mulai mendapat sorotan dari pelaku pasar energi global. Lembaga keuangan internasional Goldman Sachs menilai langkah tersebut berpotensi meningkatkan risiko kenaikan pasokan minyak dunia dalam jangka menengah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengutip laporan Reuters tertanggal 29 April 2026, analis Goldman menyebut dampak dari kebijakan tersebut diperkirakan belum signifikan dalam jangka pendek. Hal ini antara lain dipengaruhi oleh kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah serta faktor distribusi yang masih membatasi peningkatan produksi secara langsung.

Namun demikian, dalam horizon jangka menengah, keluarnya UEA dari OPEC dinilai dapat membuka ruang bagi negara tersebut untuk menyesuaikan tingkat produksi secara lebih fleksibel tanpa terikat kebijakan kuota organisasi. Kondisi ini berpotensi menambah pasokan minyak global, terutama ketika kapasitas produksi telah optimal dan hambatan operasional berkurang.

Baca Juga:  Harga Minyak Dunia Menguat di Tengah Ketegangan Geopolitik di Timur Tengah

Langkah UEA tersebut juga dinilai dapat mempengaruhi dinamika pasar energi, termasuk dalam hal efektivitas pengelolaan pasokan oleh OPEC. Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat indikasi langsung mengenai perubahan kebijakan dari negara anggota lain dalam merespons keputusan tersebut.

Sejumlah analis memandang kebijakan ini sebagai bagian dari penyesuaian strategi energi jangka panjang yang lebih mandiri. Di sisi lain, pasar global diperkirakan akan terus mencermati perkembangan produksi serta keseimbangan antara suplai dan permintaan dalam beberapa waktu ke depan.

‎Pernyataan Goldman Sachs menegaskan bahwa implikasi utama dari keluarnya UEA tidak serta-merta terlihat dalam waktu dekat, namun lebih pada potensi perubahan struktur pasokan minyak global dalam jangka menengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

China Bangun Infrastruktur Peluncuran Dekat Silo Rudal Nuklir, Tingkatkan Deterrence Strategis
AS Dorong China Tekan Iran untuk Redakan Ketegangan di Kawasan Teluk
China Pimpin Sidang Dewan Keamanan PBB, Wang Yi Bahas Stabilitas Global di New York
Ketegangan Rusia–Eropa Meningkat, EU dan NATO Perkuat Sikap Diplomatik dan Keamanan
‎Quad Perkuat Koordinasi Indo-Pasifik, Isyaratkan Penguatan Blok Strategis Global
PBB Nilai Pertemuan Trump–Xi Belum Hasilkan Terobosan, Dorong Lanjutan Diplomasi Tingkat Tinggi
Krisis Timur Tengah Tekan Ekonomi Global, PBB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Jadi 2,5%
Negara-Negara Barat Desak Israel Hentikan Ekspansi Permukiman di Wilayah Tepi Barat
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 00:42 WIB

China Bangun Infrastruktur Peluncuran Dekat Silo Rudal Nuklir, Tingkatkan Deterrence Strategis

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:33 WIB

AS Dorong China Tekan Iran untuk Redakan Ketegangan di Kawasan Teluk

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:43 WIB

China Pimpin Sidang Dewan Keamanan PBB, Wang Yi Bahas Stabilitas Global di New York

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:32 WIB

Ketegangan Rusia–Eropa Meningkat, EU dan NATO Perkuat Sikap Diplomatik dan Keamanan

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:03 WIB

‎Quad Perkuat Koordinasi Indo-Pasifik, Isyaratkan Penguatan Blok Strategis Global

Berita Terbaru