Warga Resah, Desa Susukan Diduga Jadi Titik Peredaran Narkotika, Kades Toto Ciptarasa Terima Laporan dan Keluhan Masyarakat

- Penulis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Spanduk imbauan yang dipasang Pemerintah Desa Susukan sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan warga terhadap dugaan peredaran narkotika jenis sabu.

 

KUNINGAN | RAJAWALI INVESTIGASI

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keresahan warga terhadap dugaan peredaran narkotika jenis sabu menjadi perhatian di Desa Susukan, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan. Sejumlah warga dilaporkan menyampaikan keluhan mengenai dugaan aktivitas peredaran sabu yang disebut-sebut terjadi di wilayah desa tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Desa Susukan, Toto Ciptarasa, saat ditemui Rajawali Investigasi di ruang kerjanya, Rabu,(14/10/2026). Dalam keterangannya, Toto mengatakan bahwa dirinya menerima sejumlah laporan dan keluhan warga terkait dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah desanya.

Menurut Toto, informasi yang diterimanya tidak hanya disampaikan secara lisan. Sejumlah warga bahkan pernah mengirimkan video yang berkaitan dengan dugaan aktivitas tersebut. Namun, video yang dimaksud sudah terhapus sehingga tidak lagi tersedia sebagai dokumentasi yang dapat diperiksa.

Selain itu, informasi yang sampai kepada pemerintah desa menyebutkan bahwa sabu diduga disimpan di lokasi tertentu, di antaranya di bawah batu dan di bawah pohon. Informasi tersebut menambah kekhawatiran masyarakat karena lingkungan tempat tinggal mereka semestinya menjadi ruang yang aman dan terbebas dari aktivitas narkotika.

“Selaku kepala desa, saya menerima sejumlah laporan dan keluhan dari warga terkait dugaan peredaran sabu di wilayah Susukan. Bahkan, ada warga yang pernah mengirimkan video, tetapi videonya sudah terhapus. Informasi yang kami terima menyebutkan bahwa barang tersebut diduga disimpan di bawah batu maupun di bawah pohon,” ujar Toto kepada Rajawali Investigasi.

Baca Juga:  Dari IMB Rumah Sakit Terpadu hingga Sanksi Lingkungan, Rantai Perizinan RS Permata Kuningan Dipersoalkan, Bupati Dihadapkan pada Dugaan Cacat Prosedur

Sebagai bentuk respons terhadap keresahan masyarakat, Pemerintah Desa Susukan telah memasang spanduk berisi informasi dan imbauan di setiap dusun.

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan warga sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak membiarkan lingkungannya dimanfaatkan untuk aktivitas yang berkaitan dengan narkotika.

Meski demikian, pemasangan spanduk merupakan langkah pencegahan yang perlu diikuti dengan koordinasi bersama aparat berwenang. Informasi yang berkembang di masyarakat perlu ditelusuri agar dugaan tersebut dapat diperiksa berdasarkan fakta di lapangan.

Persoalan ini menjadi penting karena dugaan peredaran narkotika tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga menyangkut keamanan lingkungan dan perlindungan masyarakat.Laporan dan keluhan warga yang diterima kepala desa dapat menjadi informasi awal bagi pihak berwenang untuk melakukan penelusuran lebih lanjut.

Masyarakat diharapkan menyampaikan informasi yang relevan kepada kepolisian apabila mengetahui aktivitas mencurigakan. Warga juga perlu menghindari tindakan sendiri terhadap orang yang dicurigai, sementara kepastian mengenai keberadaan narkotika, lokasi penyimpanan, dan dugaan transaksi harus didasarkan pada pemeriksaan serta pembuktian oleh aparat penegak hukum.

Hingga berita ini disusun, dugaan peredaran sabu di Desa Susukan masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Tindak lanjut aparat berwenang diperlukan untuk memastikan kebenaran informasi yang diterima pemerintah desa sekaligus memberikan kepastian dan rasa aman kepada masyarakat.

Bagi warga Desa Susukan, persoalan ini bukan sekadar kabar yang beredar, melainkan menyangkut keamanan lingkungan tempat mereka tinggal. Laporan dan keluhan yang diterima kepala desa menjadi informasi awal yang perlu ditelusuri secara serius, objektif, dan sesuai prosedur hukum.

(GUNTUR – Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemdes Cilimus Paparkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Akhir Tahun 2025, Anggaran Miliaran Rupiah Diarahkan untuk Pelayanan dan Pembangunan
SULIT DITEMUI, TELEPON TAK DIJAWAB: Ada Apa dengan Kepala Desa Cilimus?
DUGAAN PENYIMPANGAN MBG DI KUNINGAN DISOROT, FRONTAL DESAK BUPATI HENTIKAN DAPUR DAN BUKA AUDIT TOTAL
TUTUP SEMUA DAPUR MBG! LSM FRONTAL SIAPKAN AKSI DI PENDOPO KUNINGAN, DESAK BUPATI KIRIM PETISI KE PEMERINTAH PUSAT
GEOTHERMAL MENGINTAI CIREMAI? Bagaimana Nasib Mata Air, Hutan, dan Lereng di Sekitarnya Jika Rencana Berlanjut?
Kertawinangun Perkuat Tata Kelola Informasi Desa, Pemutakhiran Profil hingga Pengembangan Sistem Informasi Jadi Perhatian
Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Desa Cihaur Perkuat Pelayanan Lewat Data dan Sistem Informasi
Waduk Darma Menyusut Drastis, Tampungan Air Tersisa 30 Persen, BBWS Ungkap Penyebabnya
Berita ini 413 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:14 WIB

Pemdes Cilimus Paparkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Akhir Tahun 2025, Anggaran Miliaran Rupiah Diarahkan untuk Pelayanan dan Pembangunan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:38 WIB

SULIT DITEMUI, TELEPON TAK DIJAWAB: Ada Apa dengan Kepala Desa Cilimus?

Senin, 26 Oktober 2026 - 00:39 WIB

DUGAAN PENYIMPANGAN MBG DI KUNINGAN DISOROT, FRONTAL DESAK BUPATI HENTIKAN DAPUR DAN BUKA AUDIT TOTAL

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:54 WIB

TUTUP SEMUA DAPUR MBG! LSM FRONTAL SIAPKAN AKSI DI PENDOPO KUNINGAN, DESAK BUPATI KIRIM PETISI KE PEMERINTAH PUSAT

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:01 WIB

GEOTHERMAL MENGINTAI CIREMAI? Bagaimana Nasib Mata Air, Hutan, dan Lereng di Sekitarnya Jika Rencana Berlanjut?

Berita Terbaru