Jaksa Agung Lantik 14 Kajati dan 16 Pejabat Eselon II, Tekankan Integritas dan Adaptasi Digital

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Puspenkum Kejaksaan Agung RI

 

Jakarta | Rajawali Investigasi

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 14 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) serta 16 pejabat eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung, Rabu, 29 April 2026. Prosesi berlangsung di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta.

Dalam arahannya, Jaksa Agung menegaskan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi jabatan bukan sekadar proses administratif, melainkan momen sakral yang mengandung makna pertanggungjawaban moral kepada Tuhan, masyarakat, dan negara.

Ia mengingatkan bahwa setiap jabatan adalah amanah untuk mengabdikan kemampuan terbaik demi kepentingan institusi.

Menurutnya, posisi yang diemban para pejabat bukan hanya simbol kewenangan, tetapi instrumen strategis dalam menjawab tantangan zaman serta mendorong perubahan ke arah yang lebih progresif.

Menghadapi dinamika Revolusi Industri 5.0, Burhanuddin menekankan pentingnya transformasi pola kerja. Ia meminta seluruh jajaran meninggalkan cara kerja konvensional yang tidak lagi relevan.

“Kejaksaan tidak boleh lagi bekerja secara biasa-biasa saja. Harus ada terobosan yang berani, namun tetap berada dalam koridor hukum dan etika,” tegasnyaIa juga menyoroti pentingnya penguasaan ruang digital.

Menurutnya, institusi penegak hukum harus mampu mengendalikan narasi publik berbasis fakta dan data guna menangkal disinformasi, khususnya di media sosial.

Di sisi lain, Jaksa Agung mengungkapkan keprihatinannya terhadap masih adanya pelanggaran disiplin di internal Kejaksaan hingga April 2026. Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi dalam bentuk promosi jabatan kepada pegawai yang pernah dijatuhi sanksi disiplin.

Sebagai langkah penguatan integritas, para pimpinan satuan kerja diminta menerapkan pengawasan melekat secara ketat. Ia menekankan bahwa tanggung jawab atas setiap tindakan anggota berada di pundak pimpinan.

Kepada para Kajati yang baru dilantik, Burhanuddin mengingatkan bahwa mereka merupakan wajah Kejaksaan di daerah. Oleh karena itu, dibutuhkan kemampuan manajerial yang kuat serta respons cepat dan terukur dalam menangani persoalan hukum di wilayah masing-masing.

Hal serupa juga disampaikan kepada pejabat eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung. Mereka diminta segera beradaptasi tanpa masa transisi yang panjang, mengingat peran strategis Kejagung dalam menopang sistem penegakan hukum nasional.

Baca Juga:  Dari Green Mosque ke Convention Hall: Menelisik Jejak PBG dan Persetujuan Lingkungan Kajene Forest

“Masing-masing bidang memiliki karakteristik dan dinamika tersendiri. Kesalahan dalam memahami tugas dan fungsi dapat berdampak langsung pada kualitas penegakan hukum,” ujarnya.

Menutup amanatnya, Jaksa Agung mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk memaknai jabatan sebagai amanah terakhir yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Berikan yang terbaik, bukan karena tuntutan jabatan, tetapi sebagai wujud integritas dan kehormatan diri. Tinggalkan jejak pengabdian yang bermakna bagi institusi, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Berikut Daftar Pejabat Eselon II yang Dilantik.

Sebanyak 16 pejabat eselon II yang dilantik :

  1. Agus Sahat Sampe Tua Lumban Gaol sebagai Sekretaris Jampidum
  2. Dwi Agus Arfianto sebagai Direktur D Jampidum
  3. Didik Farkhan Alisyahdi sebagai Sekretaris Jampidsus
  4. Ardito Muwardi sebagai Direktur Penuntutan Jampidsus
  5. Hermon Dekristo sebagai Sekretaris Jampidmil
  6. Harli Siregar sebagai Inspektur III Jamwas
  7. N Rahmat R sebagai Direktur Pelanggaran HAM Berat Jampidsus
  8. Siswanto sebagai Direktur B Jampidum
  9. Sukarman Sumarinton sebagai Inspektur Keuangan III Jamwas
  10. Riyono sebagai Inspektur Keuangan I Jamwas
  11. Edi Handojo sebagai Direktur I Jamintel
  12. Lila Agustina sebagai Kepala Pusat Kesehatan Yustisial
  13. Suwandi sebagai Kepala Pusat Strategi Kebijakan Penegakan Hukum
  14. Sunarwan sebagai Kepala Biro Perlengkapan Jambin
  15. Chatarina Muliana sebagai Kepala Pusat Manajemen Penelusuran dan Perampasan BPA
  16. Abdullah Noer Deny sebagai Direktur IV Jamintel
    Daftar Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati)

 

14 Kajati yang dilantik yaitu:

  1. Abd Qohar AF – Kajati Jawa Timur
  2. Sugeng Riyanta – Kajati Sulawesi Tenggara
  3. Sila Haholongan – Kajati Sulawesi Selatan
  4. Riono Budisantoso – Kajati Kepulauan Bangka Belitung
  5. Sutikno – Kajati Jawa Barat
  6. I Dewa Gede Wirajana – Kajati Riau
  7. Muhibuddin – Kajati Sumatera Utara
  8. Dedie Tri Hariyadi – Kajati Sumatera Barat
  9. Zullikar Tanjung – Kajati Sulawesi Tengah
  10. Teguh Subroto – Kajati Jawa Tengah
  11. Budi Hartawan Panjaitan – Kajati Sulawesi Barat
  12. Sumurung Pandapotan Simaremare – Kajati Gorontalo
  13. Setiawan Budi Cahyono – Kajati Bali
  14. Saiful Bahri Siregar – Kajati Bengkulu.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DUGAAN PENYIMPANGAN MBG DI KUNINGAN DISOROT, FRONTAL DESAK BUPATI HENTIKAN DAPUR DAN BUKA AUDIT TOTAL
TUTUP SEMUA DAPUR MBG! LSM FRONTAL SIAPKAN AKSI DI PENDOPO KUNINGAN, DESAK BUPATI KIRIM PETISI KE PEMERINTAH PUSAT
GEOTHERMAL MENGINTAI CIREMAI? Bagaimana Nasib Mata Air, Hutan, dan Lereng di Sekitarnya Jika Rencana Berlanjut?
Lama Bertugas di Satu Kecamatan, Transparansi Riwayat Jabatan Jadi Perhatian
Revitalisasi SDN 1 Kaduela, Wujud Perhatian terhadap Kenyamanan Belajar dan Masa Depan Siswa
Transparansi Anggaran Desa Gereba Jadi Perhatian, Belanja Sistem Informasi Diarahkan untuk Mendukung Pelayanan Publik
DEADLOCK MEDIASI JADI RAPOR MERAH PEMERINTAH: KETIKA GUGATAN MASYARAKAT TAK MAMPU DISELESAIKAN MELALUI DIALOG
Belanja Komunikasi hingga Profil Desa Cilaja Berulang, Anggaran 263,59 Juta Jadi Sorotan
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 00:39 WIB

DUGAAN PENYIMPANGAN MBG DI KUNINGAN DISOROT, FRONTAL DESAK BUPATI HENTIKAN DAPUR DAN BUKA AUDIT TOTAL

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:54 WIB

TUTUP SEMUA DAPUR MBG! LSM FRONTAL SIAPKAN AKSI DI PENDOPO KUNINGAN, DESAK BUPATI KIRIM PETISI KE PEMERINTAH PUSAT

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:01 WIB

GEOTHERMAL MENGINTAI CIREMAI? Bagaimana Nasib Mata Air, Hutan, dan Lereng di Sekitarnya Jika Rencana Berlanjut?

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Lama Bertugas di Satu Kecamatan, Transparansi Riwayat Jabatan Jadi Perhatian

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:02 WIB

Revitalisasi SDN 1 Kaduela, Wujud Perhatian terhadap Kenyamanan Belajar dan Masa Depan Siswa

Berita Terbaru