‎KSSK Pastikan Ekonomi RI Stabil di Tengah Gejolak Global, Pertumbuhan Triwulan I 2026 Capai 5,61 Persen ‎

- Penulis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Rajawali Investigasi

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyatakan kondisi fiskal, moneter, dan sektor keuangan Indonesia pada triwulan I 2026 masih dalam keadaan stabil di tengah meningkatnya tekanan global akibat ketidakpastian geopolitik.

Kondisi tersebut disampaikan dalam hasil asesmen terbaru KSSK yang dirilis pemerintah dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan stabilitas sistem keuangan nasional tetap terjaga meski pasar global mengalami volatilitas tinggi akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

‎“Kondisi fiskal, moneter, dan sektor keuangan selama triwulan I-2026 tetap terjaga di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan global seiring eskalasi konflik Timur Tengah,” ujar Purbaya.

‎KSSK mencatat ketegangan geopolitik global masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pasar keuangan internasional, terutama melalui kenaikan harga energi dunia yang berpotensi menekan ekonomi global maupun domestik.

Baca Juga:  Hari Kebebasan Pers Dunia 2026: Kolaborasi Media dan Pemerintah Jadi Kunci Informasi Berkualitas di Era Digital ‎

‎Di sisi lain, pemerintah akan terus memantau perkembangan tersebut melalui asesmen berkala untuk mengantisipasi potensi risiko terhadap stabilitas sistem keuangan.

Selain stabilitas sektor keuangan, KSSK juga memaparkan kondisi perekonomian domestik yang tetap menunjukkan kinerja positif. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 tercatat sebesar 5,61 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa perekonomian masih berada pada jalur yang stabil di tengah ketidakpastian global.

‎Meski demikian, pemerintah tetap mewaspadai potensi perlambatan pada kuartal berikutnya seiring dinamika ekonomi global.

‎Pemerintah menegaskan akan terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2026 yang ditargetkan dalam APBN sebesar 6,4 persen.

KSSK yang terdiri dari Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, dan LPS menegaskan akan terus memperkuat koordinasi kebijakan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

‎Sumber: Redaksi | Kementerian Keuangan Republik Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Manap Suharnap Buka Suara Usai Gugat Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan: “Jangan Sampai Kebijakan Mematikan Usaha Rakyat”
Pola Anggaran Berulang di Desa Tarikolot Jadi Sorotan, Kegiatan Data Desa Habiskan Ratusan Juta
Agen Distributor Buku di Kuningan Resmi Gugat Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan ke Pengadilan Negeri
Indonesia Siap Perkuat Posisi dalam Rantai Pasok Global Kecerdasan Artifisial
Transparansi Dana Desa Cipakem 2025: Infrastruktur, Posyandu, hingga Irigasi Jadi Prioritas ‎
Desa Bangunjaya Terus Berbenah, Infrastruktur hingga Pemberdayaan Warga Jadi Fokus Pembangunan 2025
‎Benarkah Ada Rencana Aktivitas Al-Zaytun di Kalimanggis Kuningan? Ini Informasi yang Beredar
‎Pemerintah Buka Rekrutmen SDM PHTC untuk Perkuat Program Koperasi Desa dan Kampung Nelayan ‎
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 03:20 WIB

Manap Suharnap Buka Suara Usai Gugat Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan: “Jangan Sampai Kebijakan Mematikan Usaha Rakyat”

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:15 WIB

Pola Anggaran Berulang di Desa Tarikolot Jadi Sorotan, Kegiatan Data Desa Habiskan Ratusan Juta

Senin, 25 Mei 2026 - 10:11 WIB

Agen Distributor Buku di Kuningan Resmi Gugat Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan ke Pengadilan Negeri

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:54 WIB

Transparansi Dana Desa Cipakem 2025: Infrastruktur, Posyandu, hingga Irigasi Jadi Prioritas ‎

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:07 WIB

Desa Bangunjaya Terus Berbenah, Infrastruktur hingga Pemberdayaan Warga Jadi Fokus Pembangunan 2025

Berita Terbaru