Ricuh May Day di Bandung: Kapolda Sebut Bukan Buruh, Kelompok Misterius Berpakaian Hitam Diduga Sudah Terorganisir

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung | Rajawali Investigasi

Kericuhan yang terjadi di kawasan Jalan Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (1/5) malam, saat peringatan Hari Buruh Internasional 2026, masih menyisakan sejumlah pertanyaan terkait identitas kelompok pelaku di lapangan.

‎Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan menegaskan bahwa massa yang terlibat dalam aksi kericuhan tersebut bukan berasal dari kelompok buruh yang sebelumnya menggelar peringatan May Day.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Menurutnya, aksi penyampaian aspirasi pada momentum tersebut berlangsung di lokasi berbeda, yakni oleh mahasiswa di kawasan Jatinangor, Sumedang, serta di sekitar Gedung DPRD Jawa Barat.

Namun situasi berubah saat malam hari ketika muncul kelompok yang tidak dikenal dengan jumlah sekitar 150 orang di kawasan Tamansari Bandung.

‎“Yang terlihat menjelang malam sekitar 150-an orang tidak dikenal, berpakaian serba hitam, menutup wajah, dan diduga membawa bahan bakar,” kata Rudi, dikutip dari DetikJabar.

Ciri-ciri tersebut menjadi sorotan aparat, karena sebagian besar wajah tertutup dan tidak menunjukkan identitas kelompok yang jelas di lapangan. Aparat menduga kelompok tersebut telah membawa perlengkapan sebelum aksi terjadi.

Baca Juga:  Kawal Dugaan Penyimpangan Tunjangan DPRD Kuningan, ALAMKU Minta Kejati Jabar Lakukan Supervisi: "Jangan Sampai Bernasib Sama Seperti Kasus Kuningan Caang"

‎Dari temuan di lokasi, kelompok tersebut diduga membawa botol berisi bahan bakar yang disebut menyerupai bom molotov, serta benda-benda keras yang kemudian digunakan dalam aksi perusakan fasilitas umum.

‎Sejumlah fasilitas publik dilaporkan menjadi sasaran, mulai dari lampu lalu lintas, videotron, hingga pos polisi di beberapa titik kejadian.

“Tadi kami melihat adanya penyiraman, membawa botol berisi bahan bakar dengan sumbu, serta melakukan perusakan fasilitas umum,” ungkap Rudi.

Meski demikian, hingga saat ini kepolisian belum merinci secara detail asal-usul kelompok tersebut maupun kemungkinan keterkaitan dengan jaringan tertentu. Aparat masih melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi pelaku di lapangan.

‎Rudi menegaskan bahwa tindakan tersebut masuk dalam kategori kriminal murni, terlepas dari momentum peringatan May Day yang berlangsung sebelumnya.

“Ini adalah perbuatan kriminal, dan kami berkewajiban melindungi masyarakat Bandung,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Wartawan Datang, Mengapa Pihak Lain Ikut Dihubungi atau Diundang? Mengurai Pola yang Berpotensi Mengaburkan Proses Konfirmasi
Dana BOS SMAN 1 Luragung 2025 Tembus Rp1,74 Miliar, Anggaran Pemeliharaan Rp 286,82 Juta Patut Dicermati
Dana BOS 2025 Rp 1,1 Miliar di Satu Sekolah Patut Dicermati, Anggaran Perpustakaan, Pemeliharaan dan Honor Jadi Pos Terbesar
Anggaran Perawatan SMPN 1 Garawangi Melonjak Lebih Dua Kali Lipat, Dana BOS 2025 Patut Dicermati
Hari Kedua Retret Kepala Desa Kuningan Diisi Penguatan Bela Negara, Pencegahan Korupsi, dan Kemandirian Ekonomi Desa
Belajar dari KUD, Koperasi Desa Merah Putih Jangan Sampai Menjadi Proyek Sesaat
Di Balik Revitalisasi SDN 1 Cinagara: Material, Gambar Kerja, dan Pengawasan Mulai Dipertanyakan
Polres Kuningan Perkuat Pengawasan Haji dan Umrah, Satukan Langkah Cegah Travel Ilegal Lewat FGD
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:03 WIB

Saat Wartawan Datang, Mengapa Pihak Lain Ikut Dihubungi atau Diundang? Mengurai Pola yang Berpotensi Mengaburkan Proses Konfirmasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:18 WIB

Dana BOS SMAN 1 Luragung 2025 Tembus Rp1,74 Miliar, Anggaran Pemeliharaan Rp 286,82 Juta Patut Dicermati

Senin, 27 Juli 2026 - 05:13 WIB

Dana BOS 2025 Rp 1,1 Miliar di Satu Sekolah Patut Dicermati, Anggaran Perpustakaan, Pemeliharaan dan Honor Jadi Pos Terbesar

Senin, 27 Juli 2026 - 03:54 WIB

Anggaran Perawatan SMPN 1 Garawangi Melonjak Lebih Dua Kali Lipat, Dana BOS 2025 Patut Dicermati

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:50 WIB

Belajar dari KUD, Koperasi Desa Merah Putih Jangan Sampai Menjadi Proyek Sesaat

Berita Terbaru