JAKARTA | Rajawali Investigasi
Program Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden berupa sapi kurban pada Idul adha 1447 Hijriah tahun ini tidak hanya ditujukan membantu masyarakat penerima, tetapi juga dinilai memberi dampak ekonomi bagi peternak lokal di berbagai daerah.
Pemerintah melalui setneg mencatat sebanyak 525 peternak dilibatkan dalam penyediaan sapi kurban bantuan Presiden yang akan disalurkan ke seluruh Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal itu disampaikan Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiyantoro dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Menurut Juri, keterlibatan ratusan peternak lokal menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sektor peternakan nasional sekaligus meningkatkan kualitas produksi ternak di daerah.
“Kami juga turut mengapresiasi 525 peternak yang telah berhasil menyediakan bantuan kemasyarakatan Presiden berupa sapi pada tahun ini.
Kami harap momentum ini dapat memberikan kesempatan kepada para peternak lokal untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas sapi ke depannya,” kata Juri.
Pada Iduladha tahun ini, Presiden menyalurkan sebanyak 1.098 ekor sapi kurban. Bantuan tersebut terdiri atas 598 ekor sapi yang didistribusikan kepada pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota, serta 500 ekor sapi lainnya untuk organisasi Islam, pondok pesantren, dan tokoh agama.
Pemerintah menyebut sapi bantuan Presiden berasal dari berbagai jenis unggulan, seperti Simmental, Limousine, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, Belgian Blue, Charolais, hingga Sapi Bali.
Selain melibatkan peternak lokal, proses pengadaan sapi dilakukan melalui kolaborasi antara Sekretariat Presiden Kementerian Sekretariat Negara, pertanian, dinas peternakan daerah, serta Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI).
Juri memastikan seluruh sapi yang disalurkan telah memenuhi standar kesehatan hewan dan ketentuan syariat Islam.
Setiap sapi disebut telah mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), berusia di atas dua tahun, berjenis kelamin jantan, dan tidak cacat.
Pemerintah daerah juga diminta ikut mengawasi distribusi bantuan hingga penyerahan kepada masjid atau lokasi penerima, termasuk memastikan kondisi ternak tetap sehat sampai waktu penyembelihan.
Turut hadir mendampingi Juri dalam konferensi pers tersebut, Deputi Bidang Administrasi dan Pengelolaan Istana Sekretariat Presiden Rika Kiswardani dan Kepala Biro Administrasi Sekretariat Presiden Sony Kartiko.















