Presiden Prabowo Pimpin Upacara 81 Tahun Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Pancasila sebagai Dasar Pemersatu Bangsa

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026 - 01:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Rajawali Investigasi 

Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (01/06/2026).

Peringatan tahun ini menjadi momentum nasional untuk meneguhkan kembali nilai dasar negara di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Dalam kapasitasnya sebagai Inspektur Upacara, Presiden Prabowo menerima laporan resmi dari Perwira Upacara Brigadir Jenderal TNI Fitriana Nur Heru Wibawa sebelum menuju mimbar utama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rangkaian upacara kemudian dimulai dengan salam kebangsaan dan dikumandangkannya lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan penghormatan kebesaran serta mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa.

Agenda kenegaraan tersebut juga diisi dengan pembacaan naskah Pancasila oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani, serta pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Pancasila merupakan hasil perjalanan sejarah panjang bangsa Indonesia yang tidak dapat dipisahkan dari jati diri nasional. Kepala Negara juga mengingatkan kembali akar historis lahirnya dasar negara tersebut.

“Hari ini kita peringati 81 tahun hari lahirnya Pancasila. Delapan puluh satu tahun yang lalu, Bung Karno berdiri di hadapan Sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia dan menyampaikan gagasan besar yang kemudian menjadi dasar falsafah negara Republik Indonesia,” ujar Presiden.

Baca Juga:  Kejagung Jemput Paksa Tiga Eks Pimpinan BGN dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Presiden juga menekankan bahwa Pancasila merupakan fondasi persatuan bangsa yang lahir dari keberagaman Indonesia.

“Pancasila adalah sebuah landasan pemersatu bangsa, suatu kesepakatan kebangsaan yang memungkinkan bangsa kita, yang terdiri atas ribuan pulau, ratusan suku bangsa, ratusan bahasa, dan ratusan budaya yang berbeda-beda untuk hidup sebagai satu bangsa,” lanjutnya.

Lebih jauh, Presiden menyoroti relevansi tema peringatan tahun ini yang menempatkan Pancasila sebagai pemersatu bangsa di tengah tantangan global.

“Di tengah dunia yang makin terpecah oleh pertikaian, rivalitas geopolitik, perang dagang dan ketidakpastian ekonomi, Indonesia memiliki pegangan yang kokoh, pegangan itu adalah Pancasila,” katanya.

Upacara ditutup dengan doa yang dipimpin Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, para mantan Presiden dan Wakil Presiden, pimpinan lembaga negara, serta jajaran Kabinet Merah Putih.

Sejumlah tokoh nasional turut hadir dalam upacara tersebut, di antaranya Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Kedua Retret Kepala Desa Kuningan Diisi Penguatan Bela Negara, Pencegahan Korupsi, dan Kemandirian Ekonomi Desa
Belajar dari KUD, Koperasi Desa Merah Putih Jangan Sampai Menjadi Proyek Sesaat
Di Balik Revitalisasi SDN 1 Cinagara: Material, Gambar Kerja, dan Pengawasan Mulai Dipertanyakan
Media Gathering DPRD Kuningan: Membangun Kemitraan atau Menguji Independensi Pers?
Terungkap! Bendahara Disdik Kuningan Akui Tunggakan Premi Rp 415 Juta dalam Surat Bermaterai, BPK Sebut Hingga Pemeriksaan Berakhir Belum Dibayar
Rp3,17 Miliar Dana GU Disdik Kuningan Tanpa SPJ Mulai Diperiksa Kejaksaan
Billboard Diduga Menjorok ke Ruang Jalan, Rajawali Investigasi Telusuri Legalitas dan Potensi Pelanggaran Aturan
FORMASI Layangkan Surat Audiensi ke Ketua DPRD Kuningan, Desak Bongkar Legalitas Kajian KJPP UNPAS yang Jadi Dasar Tunjangan Dewan
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:09 WIB

Hari Kedua Retret Kepala Desa Kuningan Diisi Penguatan Bela Negara, Pencegahan Korupsi, dan Kemandirian Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:09 WIB

Di Balik Revitalisasi SDN 1 Cinagara: Material, Gambar Kerja, dan Pengawasan Mulai Dipertanyakan

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:27 WIB

Media Gathering DPRD Kuningan: Membangun Kemitraan atau Menguji Independensi Pers?

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:58 WIB

Terungkap! Bendahara Disdik Kuningan Akui Tunggakan Premi Rp 415 Juta dalam Surat Bermaterai, BPK Sebut Hingga Pemeriksaan Berakhir Belum Dibayar

Senin, 20 Juli 2026 - 06:08 WIB

Rp3,17 Miliar Dana GU Disdik Kuningan Tanpa SPJ Mulai Diperiksa Kejaksaan

Berita Terbaru