Kuningan | Rajawali Investigasi
Dunia olahraga catur di Kabupaten Kuningan akan kembali bergairah dengan digelarnya Turnamen Catur Non Master dan Undangan Bupati Cup I Tahun 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 2 Mei 2026 di GOR Ewangga Kuningan, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Turnamen ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kuningan, KONI Kabupaten Kuningan, serta Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kuningan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, bersama Wakil Bupati Tuti Andriani, turut menjadi figur yang ditampilkan dalam publikasi kegiatan tersebut, menandakan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga catur di tingkat lokal.
Sistem Pertandingan dan Peserta
Panitia menetapkan sistem pertandingan menggunakan Swiss pairing dengan format waktu G-10 + 3 detik. Jumlah peserta dibatasi antara 100 hingga 300 orang, dan setiap peserta diwajibkan membawa perlengkapan catur serta jam catur masing-masing.
Selain itu, turnamen ini akan mengacu pada peraturan FIDE terbaru, memastikan standar pertandingan tetap profesional meski diperuntukkan bagi kategori non master dan undangan.
Biaya dan Hadiah
Peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp.50.000, dengan total hadiah yang disediakan mencapai Rp.25.000.000.
Rincian hadiah utama antara lain:
Juara 1: Rp.2.500.000
Juara 2: Rp.2.000.000
Juara 3: Rp.1.500.000
Juara 4: Rp.1.000.000
Juara 5: Rp.700.000
Selain itu, panitia juga menyediakan hadiah hingga peringkat 70, serta kategori khusus untuk pecatur lokal, sebagai bentuk pembinaan atlet daerah.
Batas Pendaftaran dan Kontak
Pendaftaran dibuka hingga 30 April 2026 dan tidak melayani pendaftaran di tempat. Calon peserta dapat menghubungi panitia melalui kontak yang telah disediakan atau melakukan transfer ke rekening yang tercantum atas nama Otong Supriatna.
Ketua panitia, Otong Supriatna “Raja Edan” , menyampaikan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antar pecatur.
“Kami ingin menghadirkan suasana pertandingan yang serius tapi tetap santai dan merangkul semua kalangan. Baik pemain lokal maupun luar daerah, semuanya punya kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa antusiasme peserta sudah mulai terlihat sejak pendaftaran dibuka.
“Target kami minimal 100 peserta bisa tercapai, bahkan kalau memungkinkan lebih. Yang penting sportifitas dan semangat bertanding tetap dijaga,” tambahnya.
Dorong Prestasi dan Partisipasi
Turnamen ini diharapkan menjadi ajang kompetisi sekaligus silaturahmi antar pecatur, baik dari Kuningan maupun luar daerah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong lahirnya bibit-bibit pecatur potensial yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Dengan semangat “Kuningan Melesat” dan tagar #KapalangJuara, turnamen ini menjadi simbol optimisme baru dalam pembinaan olahraga catur di Kabupaten Kuningan. (Red /Guntur)















