Bareskrim Polri Terus Kembangkan Kasus Grup Inses di Media Sosial, Ribuan Anggota Masih Ditelusuri ‎

- Penulis

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Rajawali Investigasi

Kasus pemburuan admin dan anggota grup media sosial bermuatan inses dan pornografi anak yang diungkap Bareskrim Polri pada Mei 2025 masih menjadi perhatian nasional hingga 2026.

Penanganan perkara tersebut terus berkembang seiring pendalaman penyidik terhadap ribuan anggota grup dan kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam jaringan penyebaran konten asusila di ruang digital.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sebelumnya menangkap enam orang yang diduga berperan sebagai admin dan anggota aktif grup Facebook “Fantasi Sedarah” dan “Suka Duka”.

Grup tersebut diketahui menyebarkan konten pornografi bertema hubungan sedarah (inses), termasuk konten yang melibatkan perempuan dan anak di bawah umur.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago dalam keterangan resminya menyatakan, “Grup ini telah lama menjadi perhatian karena menyebarkan konten pornografi anak dan perempuan.

Baca Juga:  Ricuh May Day di Bandung: Kapolda Sebut Bukan Buruh, Kelompok Misterius Berpakaian Hitam Diduga Sudah Terorganisir

Kami berhasil menangkap enam pelaku yang kini dalam proses pendalaman.” ‎Ia menjelaskan, para pelaku ditangkap di sejumlah wilayah di Pulau Jawa dan Sumatera.

Polisi juga menyita barang bukti berupa perangkat komputer, telepon genggam, kartu SIM, serta dokumen digital berupa foto dan video yang berkaitan dengan aktivitas ilegal tersebut.

‎Polri menegaskan proses penyidikan masih terus berlangsung dan jumlah tersangka berpotensi bertambah. “Polri akan terus menindak tegas setiap bentuk penyebaran konten pornografi, apalagi yang melibatkan anak sebagai korban,” ujar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago dalam pernyataan resmi Divisi Humas Polri.

‎Kasus tersebut juga mendapat sorotan dari Komnas Perempuan.

Dalam pernyataan sikap resminya pada 28 Mei 2025, Komnas Perempuan mengecam keberadaan grup “Fantasi Sedarah” yang dinilai menormalisasi kekerasan seksual dalam keluarga dan membahayakan perempuan serta anak di ruang digital.

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rajawaliinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Desa Cihaur Perkuat Pelayanan Lewat Data dan Sistem Informasi
DEADLOCK MEDIASI JADI RAPOR MERAH PEMERINTAH: KETIKA GUGATAN MASYARAKAT TAK MAMPU DISELESAIKAN MELALUI DIALOG
Belanja Komunikasi hingga Profil Desa Cilaja Berulang, Anggaran 263,59 Juta Jadi Sorotan
Warga Resah, Desa Susukan Diduga Jadi Titik Peredaran Narkotika, Kades Toto Ciptarasa Terima Laporan dan Keluhan Masyarakat
Dinas Pendidikan dan Bupati Kuningan Digugat! Mediasi Tak Capai Kesepakatan, Perkara Berlanjut ke Persidangan Pokok Perkara
Coffee Morning Kejari Kuningan, Asep Hermansyah: Ruang Komunikasi Penting untuk Menjaga Kondusivitas
Razia Dadakan di Perempatan Oleced, 37 Sepeda Motor Ditindak Satlantas Polres Kuningan dalam Satu Jam
Denda 56,6 Juta Buka Kotak Pandora RS Permata Kuningan, Dugaan Tanpa AMDAL dan Persoalan Izin Sejak 2018 Mencuat, Izin Operasional Kini Jadi Bola Panas Bupati Kuningan
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:35 WIB

DEADLOCK MEDIASI JADI RAPOR MERAH PEMERINTAH: KETIKA GUGATAN MASYARAKAT TAK MAMPU DISELESAIKAN MELALUI DIALOG

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:56 WIB

Belanja Komunikasi hingga Profil Desa Cilaja Berulang, Anggaran 263,59 Juta Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:35 WIB

Warga Resah, Desa Susukan Diduga Jadi Titik Peredaran Narkotika, Kades Toto Ciptarasa Terima Laporan dan Keluhan Masyarakat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 03:26 WIB

Dinas Pendidikan dan Bupati Kuningan Digugat! Mediasi Tak Capai Kesepakatan, Perkara Berlanjut ke Persidangan Pokok Perkara

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 01:36 WIB

Coffee Morning Kejari Kuningan, Asep Hermansyah: Ruang Komunikasi Penting untuk Menjaga Kondusivitas

Berita Terbaru