Wakapolres Metro Jakut AKBP Rohman Yonky Dilatha didampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Utara AKBP Awaludin Kanur melakukan jumpa pers pengungkapan kasus kejahatan sejak Januari hingga April 2026 di Jakarta, Selasa (14/4/2026)
JAKARTA, Rajawali Investigasi – Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara berhasil mengungkap 15 kasus tindak pidana yang terjadi sepanjang Januari hingga April 2026. Dari pengungkapan tersebut, sebanyak 26 orang tersangka berhasil diamankan.
Wakapolres Metro Jakarta Utara, Rohman Yonky Dilatha, menyampaikan bahwa para pelaku terlibat dalam berbagai jenis kejahatan, mulai dari pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), hingga penganiayaan berat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Total ada 26 tersangka dari 15 kasus yang berhasil kami ungkap dalam periode empat bulan terakhir,” ujarnya di Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Ia menjelaskan, pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama intensif antara Satuan Reserse Kriminal bersama jajaran Polsek di wilayah hukum Jakarta Utara. Penindakan difokuskan pada kejahatan jalanan serta penyakit masyarakat yang dinilai meresahkan warga.
Dalam operasi tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam aksi kejahatan. Di antaranya satu unit mobil, tujuh sepeda motor, delapan bilah senjata tajam, serta satu unit telepon genggam.
Sementara itu, Kepala Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara, Awaludin Kanur, mengungkapkan bahwa kasus pencurian kendaraan bermotor menjadi yang paling dominan, dengan total sembilan kejadian.
“Selain curanmor, penggunaan senjata tajam juga masih cukup tinggi dalam beberapa bulan terakhir,” jelasnya.
Pihak kepolisian berharap, publikasi hasil pengungkapan ini dapat memberikan efek jera kepada para pelaku sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat.
Awaludin juga mengajak masyarakat untuk aktif berperan dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, sinergi antara warga dan aparat penegak hukum sangat penting dalam menekan angka kriminalitas.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan jika mengetahui adanya tindak kejahatan. Kolaborasi ini menjadi kunci terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” tutupnya. (Red)















